Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

100 Ribu Kendaraan Padati Puncak Bogor usai Diberlakukan Sistem One Way Selama 9 Jam

badge-check


					100 Ribu Kendaraan Padati Puncak Bogor usai Diberlakukan Sistem One Way Selama 9 Jam Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sembilan jam diberlakukan sistem satu arah atau one way, jalur Puncak Bogor telah kembali normal pada Senin malam, (12/5/25).

Seperti diketahui, Satlantas Polres Bogor melakukan one way arah Jakarta sejak pukul 12.00 WIB siang dan kembali dibuka pada pukul 21.00 WIB malam.

“Saat ini pukul 21.00 WIB untuk jalur Puncak kami sudah normalkan kembali dua arah, kami buka penutupan kendaraannya akan menuju Puncak di malam hari ini,” ujar KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto kepada wartawan di Pos Gadog Hoegeng.

Ardian menyebut, prediksinya terbukti tepat bahwa puncak kepadatan terjadi pada hari ketiga libur Waisak 2025 dengan total kendaraan 100 ribu lebih telah melintas yang didominasi oleh motor.

“Hari ini sesuai dengan prediksi kami bahwa puncak arus balik wisata di kawasan Puncak memang terjadi di hari Senin,” ucapnya.

“Perkiraan kendaraan yang sudah keluar maupun yang masuk jalur Puncak itu juga tidak berbeda jauh dengan kemarin, kurang lebih sampai dengan 100 ribu kendaraan,” sambungnya.

Meski begitu, Ardian mengaku dinormalkannya arus lalu lintas dua arah pada pukul 21.00 karena faktor wisatawan yang telah terlalu lama menunggu.

“Untuk pembukaan penormalan dua arah ini juga tidak kami habiskan secara keseluruhan, mengingat waktu pelaksanaan sistem satu arah ke bawah sudah mencapai 9 jam,” tuturnya.

“Maka, kami khawatir masyarakat yang menunggu untuk dibuka ke atas itu tingkat emosinya sudah cukup tinggi, keperluan mendesaknya juga mungkin urgensinya juga sudah harus kita pertimbangkan, sehingga kami paksakan dua arah,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kembali lonjakan arus lalu lintas di tengah malam, Ardian mengungkapkan telah menyebar 20 personilnya di titik-titik rawan kepadatan.

“Untuk malam tetap kami siagakan personil kurang lebih 20 di titik Pasar Cisarua dan Pasir Muncang,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya