Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Pemuda di Megamendung yang Tertimbun Longsor Ditemukan Tewas

badge-check


					Pemuda di Megamendung yang Tertimbun Longsor Ditemukan Tewas Perbesar

Proses evakuasi jenazah korban yang tertimbun longsor di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. (Erwin)

BOGORISTIMEWA.com – Seorang pria berinisial MR (22) yang sempat hilang tertimbun longsor di Kampung Rawasadek RT 01 RW 04, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Seperti diketahui, korban hilang usai tertimpa longsor pada Sabtu, (5/7/25) pukul 17.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan bahwa korban ditemukan pada hari yang sama usai pihaknya mencari di area longsor selama berjam-jam.

“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ade Hasrat dalam keterangannya, Minggu, (6/7/25).

Adapun, lanjut Ade, saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi.

“Korban langsung dibawa ke RSUD Ciawi,” ucapnya.

Ade menuturkan, hilangnya korban disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan longsor terjadi pada sebuah tebingan.

“Meluapnya aliran Sungai Cirangrang sehingga menyebabkan longsor pada tebingan kurang lebih 15 meter,” tuturnya.

Akibatnya, korban yang saat itu sedang bersama temannya di dalam rumah terjebak longsor hingga tertimbun.

Akan tetapi, teman korban berinisial S (22) berhasil menyelamatkan diri dari kejadian maut tersebut.

“Korban tertimbun longsor yang berada di dapur bersama temannya, tapi temannya sempat kedorong material lalu kebawa banjir dan masih bisa menyelamatkan diri,” bebernya.

Selain memakan satu korban jiwa, kejadian itu juga membuat puluhan rumah terdampak luapan Sungai Cirangrang.

“13 unit rumah dengan 36 KK yang berjumlah 160 jiwa terdampak,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya