Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pemuda di Megamendung yang Tertimbun Longsor Ditemukan Tewas

badge-check


					Pemuda di Megamendung yang Tertimbun Longsor Ditemukan Tewas Perbesar

Proses evakuasi jenazah korban yang tertimbun longsor di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. (Erwin)

BOGORISTIMEWA.com – Seorang pria berinisial MR (22) yang sempat hilang tertimbun longsor di Kampung Rawasadek RT 01 RW 04, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Seperti diketahui, korban hilang usai tertimpa longsor pada Sabtu, (5/7/25) pukul 17.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan bahwa korban ditemukan pada hari yang sama usai pihaknya mencari di area longsor selama berjam-jam.

“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ade Hasrat dalam keterangannya, Minggu, (6/7/25).

Adapun, lanjut Ade, saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Ciawi.

“Korban langsung dibawa ke RSUD Ciawi,” ucapnya.

Ade menuturkan, hilangnya korban disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan longsor terjadi pada sebuah tebingan.

“Meluapnya aliran Sungai Cirangrang sehingga menyebabkan longsor pada tebingan kurang lebih 15 meter,” tuturnya.

Akibatnya, korban yang saat itu sedang bersama temannya di dalam rumah terjebak longsor hingga tertimbun.

Akan tetapi, teman korban berinisial S (22) berhasil menyelamatkan diri dari kejadian maut tersebut.

“Korban tertimbun longsor yang berada di dapur bersama temannya, tapi temannya sempat kedorong material lalu kebawa banjir dan masih bisa menyelamatkan diri,” bebernya.

Selain memakan satu korban jiwa, kejadian itu juga membuat puluhan rumah terdampak luapan Sungai Cirangrang.

“13 unit rumah dengan 36 KK yang berjumlah 160 jiwa terdampak,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya