Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Jalankan Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Camat Cileungsi Sosialisasikan Penertiban PKL

badge-check


					Jalankan Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Camat Cileungsi Sosialisasikan Penertiban PKL Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kecamatan Cileungsi mulai melakukan sosialisasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar area pasar, seperti trotoar, bahu jalan, dan titik-titik rawan kemacetan.
 
Langkah ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Bogor yang menginginkan seluruh pasar di Kabupaten Bogor tertib, bersih, dan bebas dari pedagang liar.
 
Camat Cileungsi, Adi Henryana, menegaskan bahwa pihaknya bersama Satpol PP, Polsek, dan Koramil telah melakukan koordinasi dan persiapan untuk penataan tersebut.
 
“Apa yang disampaikan Bupati Bogor adalah keinginan agar semua pasar tertib dan bersih, termasuk pedagang di luar area pasar. Maka, kami lakukan sosialisasi sejak hari ini hingga Senin. Kami harap para pedagang bisa bekerjasama,” ujar Adi dalam keterangannya, Jumat (18/7/25).
 
Menurutnya, surat imbauan dari Satpol PP Kabupaten Bogor telah dikirim sejak 17 Juli. Selanjutnya, rapat koordinasi telah digelar di tingkat kecamatan bersama pihak-pihak terkait seperti Danramil dan Kapolsek, dan Satpol pp guna menciptakan situasi kondusif saat relokasi pedagang berlangsung.
 
Adi menegaskan bahwa beberapa titik yang menjadi fokus relokasi antara lain: depan Pasar Cileungsi, depan Ramayana, toko Ananda, kolong flyover, dan sekitar Kantor Pajak.
 
“Teknis penempatan PKL ke dalam pasar diserahkan kepada pengelola pasar. Kami dari Kecamatan bersama aparat hanya memastikan proses berjalan aman dan tertib,” tambahnya.
 
Sampai saat ini, sebanyak 115 PKL sudah terdata untuk direlokasi, meskipun kemungkinan jumlah aslinya lebih dari itu. Sosialisasi pun dilakukan secara langsung melalui door to door, imbauan keliling (war-war), serta pendekatan persuasif kepada para pedagang.
 
Dalam keterangannya, Adi Henryana juga memberikan ultimatum kepada pedagang yang menolak pindah ke dalam pasar.
 
“Bupati sudah sampaikan, kalau tidak mau digeser, maka akan dibongkar. Kami berharap pedagang bisa membongkar sendiri, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya