BOGORISTIMEWA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan Monumen Perjuangan Jonggol sekaligus melantik tiga Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Rabu (10/9/25).
Acara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.
Dalam sambutannya, Bupati Rudy menegaskan bahwa Monumen Perjuangan bukan sekadar batu atau simbol, melainkan bukti sejarah dan pengingat atas jasa para pahlawan.
“Di tempat ini, para pejuang kita, termasuk Kapten Oking Jaya Atmaja, pernah meneteskan darah untuk kemerdekaan bangsa. Maka, ketika hari ini kita meneteskan keringat karena panas, ingatlah bahwa dahulu para pahlawan berjuang dengan jiwa dan raga,” ucap Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada Bogorupdate.com.
Selanjutnya Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor yang secara swadaya membangun dan merapikan kembali monumen bersejarah tersebut. Ia menilai langkah ini menjadi bentuk nyata generasi penerus dalam menjaga warisan perjuangan bangsa.
Bersamaan dengan peresmian monumen, Bupati Rudy Susmanto juga melantik tiga Kepala Dinas baru, yakni:
Eko Mujiarto sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.
Adi Mulyadi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.
Ria Marlisa A. sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut Rudy Susmanto menekankan, pelantikan di Monumen Perjuangan Jonggol memiliki makna mendalam. Ia berpesan agar para pejabat yang dilantik tidak hanya bekerja secara administratif, melainkan mampu mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat.
“Jabatan ini bukan untuk saya, bukan untuk pejabat, tapi untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor. Saya titipkan pesan, mari kita bersama-sama membangun Bogor agar lebih baik, dari infrastruktur, pendidikan, hingga pariwisata,” ungkapnya.
Rudy Susnabto juga menyinggung potensi Jonggol sebagai kawasan bersejarah sekaligus strategis. Ia berharap Kadisbudpar yang baru dapat mengembangkan potensi wisata dan kebudayaan, sementara Bappenda bisa mengoptimalkan pajak dan retribusi untuk menunjang pembangunan.
Acara tersebut turut dihadiri para veteran, tokoh ulama, pemuda, hingga masyarakat sekitar yang antusias menyambut momentum bersejarah tersebut.
“Sekali lagi terima kasih kepada PPM, Legiun Veteran Republik Indonesia, dan seluruh pihak yang terlibat. Mungkin kami belum bisa menyentuh semua kepentingan masyarakat, tapi dengan kebersamaan kita insyaAllah bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Gus)






