BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengajak masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik dan menerapkan pola hidup sehat guna menekan angka kematian akibat penyakit jantung, yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Kota Bogor, Jawa Barat.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menegaskan pentingnya perbaikan pola hidup sejak dini, termasuk menjaga pola makan, gaya hidup, dan kebiasaan sehari-hari. “Untuk mengurangi tingkat risiko kematian, masyarakat harus lebih banyak beraktivitas fisik dan memperbaiki pola hidup sejak awal,” ujar Dedie, Sabtu (27/9/2025).
Selain itu, Dedie meminta warga rutin memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Pemkot Bogor telah menyediakan program cek kesehatan gratis secara berkala sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu pemerintah menentukan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya kesehatan jangka panjang, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta menjaga data kesehatan warga secara lebih akurat.
Pemkot Bogor pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia demi mewujudkan Kota Bogor yang lebih sehat dan produktif. (Abizar)






