Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Yayasan Vierdania Resmikan Dapur MBG Ke-4, Fokus pada Pelajar dan Ibu Hamil

badge-check


					Yayasan Vierdania Resmikan Dapur MBG Ke-4, Fokus pada Pelajar dan Ibu Hamil Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dapur keempat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kampung Kemang Batas RT03/RW01, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (17/10/2025).

Ketua Yayasan Vierdania Insan Mulya, Reni Handayani, mengatakan bahwa peresmian dapur MBG ini turut disertai acara syukuran bersama warga sekitar. Dapur ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 20 Oktober 2025.

“Alhamdulillah hari ini kami mengadakan syukuran dan peresmian dapur MBG Yayasan Vierdania yang berlokasi di Desa Kemang. Kami akan memulai pelaksanaan program pada Senin nanti, dengan target awal 1.000 penerima manfaat dari SMPN 2 Kemang,” ujar Reni kepada awak media.

Menurut Reni, total penerima manfaat yang telah terdata dan bekerja sama dengan pihak yayasan kini mencapai 3.474 orang, terdiri dari pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Ini merupakan bagian dari kontribusi kami mendukung program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, untuk memastikan pemenuhan gizi yang merata, terutama bagi generasi muda,” tambahnya.

Selain menyasar kelompok rentan gizi, dapur ini juga diharapkan dapat memberdayakan ekonomi lokal. Sekitar 60 persen tenaga kerja di dapur MBG berasal dari warga sekitar, termasuk pengusaha sayur, tahu-tempe, dan telur.

“Selain membantu pemenuhan gizi, dapur ini juga membuka lapangan pekerjaan. Kami melibatkan warga yang punya usaha di bidang pangan lokal,” jelas Reni.

Menanggapi isu yang sempat muncul terkait dugaan keracunan makanan pada program serupa, Reni menegaskan pihaknya telah menyiapkan tenaga ahli gizi dan koki profesional untuk memastikan kualitas makanan yang disalurkan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak desa, kepolisian, dan kecamatan agar dapur ini bisa berjalan kondusif tanpa adanya isu negatif seperti keracunan makanan. Kami komitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan,” tegasnya. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya