Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

KNPI Kota Bogor Minta Pemkot Evaluasi Menyeluruh Keberadaan Pohon Rawan Tumbang

badge-check


					KNPI Kota Bogor Minta Pemkot Evaluasi Menyeluruh Keberadaan Pohon Rawan Tumbang Perbesar

Ilustrasi pohon tumbang. (Pixabay)

BOGORISTIMEWA.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pohon-pohon rawan tumbang di berbagai wilayah. Permintaan ini disampaikan menyusul meningkatnya insiden pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang beberapa pekan terakhir.

Salah satu kejadian terbaru terjadi di kawasan Sukasari, di mana sebuah pohon berukuran besar menimpa angkutan kota hingga menyebabkan kendaraan tersebut ringsek.

Wakil Ketua Bidang Kebencanaan KNPI Kota Bogor, Ridwan Adi Nugraha, menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material.

“Pemerintah perlu segera memetakan ulang pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Banyak pohon sudah tua dan rapuh, sehingga harus ada pendataan ulang melalui pembaruan KTP pohon sebagai sistem peringatan dini,” ujar Ridwan, Selasa (4/11/25).

Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat juga menjadi hal penting. “Sosialisasi harus diperkuat, terutama di daerah yang sering terjadi pohon tumbang. Warga perlu diingatkan agar tidak memarkir kendaraan atau beraktivitas di bawah pohon berisiko tinggi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Kota Bogor sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengakui bahwa terdapat sejumlah kawasan yang dikategorikan rawan pohon tumbang.

“Bersama Dinas Perumahan dan Permukiman, kami terus melakukan evaluasi dan pengecekan ulang terhadap data KTP pohon. Tujuannya memastikan perawatan berjalan optimal agar tidak menimbulkan kerawanan di lapangan,” jelas Denny.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor juga terus meningkatkan sosialisasi dan pemasangan tanda peringatan di lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi bahaya. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih waspada saat beraktivitas di sekitar area rawan bencana.

Selain itu, Denny menuturkan bahwa upaya pencegahan akan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kepemudaan dan sekolah-sekolah.

“Sinergi dengan komunitas dan pemuda penting untuk membangun kesadaran lingkungan. Edukasi kepada pelajar agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan juga bagian dari mitigasi bencana,” tandasnya. (Tia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya