BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi membuka pendaftaran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ingin berjualan pada kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang akan kembali digelar pada Minggu 9 November 2025.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pendaftaran dilakukan secara online dengan cara memindai barcode yang tertera pada poster resmi CFD Tegar Beriman. Setelah pemindaian, calon pedagang akan diarahkan untuk mengisi formulir pendaftaran melalui tautan yang tersedia.
Proses pendaftaran dibuka pukul 07.30 hingga 16.00 WIB, dan akan ditutup jika kuota lapak sudah penuh.
Bagi pedagang yang dinyatakan lolos, panitia akan mengirimkan tanda pengenal resmi melalui email. Tanda pengenal tersebut wajib dicetak dan dibawa saat pelaksanaan CFD sebagai bukti verifikasi. Panitia menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apapun.
Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh calon pedagang, antara lain memiliki email aktif, nomor telepon atau WhatsApp yang dapat dihubungi, foto KTP, foto diri, serta KTP Kabupaten Bogor.
Pemkab Bogor juga menerapkan sistem rotasi pedagang, di mana PKL yang berjualan pada CFD tanggal 9 November 2025 tidak diperkenankan berjualan pada CFD berikutnya tanggal 15 November 2025, dan baru dapat mendaftar kembali pada 22 November 2025.
Sistem ini dibuat agar kesempatan berdagang dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha kecil di Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia, menyampaikan bahwa sistem pendaftaran digital diterapkan untuk menjaga ketertiban serta menghindari praktik percaloan atau pungutan liar.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pada uji coba pertama, ada sekitar 130 pedagang yang ikut serta, dan minggu ini kami menambah kuota menjadi 150 pedagang PKL,” ujar Melly.
Ia juga menambahkan bahwa hasil evaluasi kegiatan CFD akan menjadi dasar dalam mempertimbangkan penambahan kuota dan lokasi lapak PKL ke depan.
“Kami ingin kegiatan Car Free Day tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga wadah bagi pedagang kecil untuk tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.






