Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Tirta Kahuripan Siagakan Mitigasi Jelang Musim Hujan di Kabupaten Bogor

badge-check


					Tirta Kahuripan Siagakan Mitigasi Jelang Musim Hujan di Kabupaten Bogor Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya curah hujan pada akhir tahun.

Persiapan ini dilakukan menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 mengenai status siaga darurat banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, dan tanah longsor untuk periode 2025/2026.

Setiap musim hujan, Kabupaten Bogor kerap mengalami peningkatan kekeruhan air baku hingga kejadian longsor yang berpotensi mengganggu jalur distribusi air bersih.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai upaya mitigasi baik secara teknis maupun non teknis untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.

Dari sisi teknis, Tirta Kahuripan meningkatkan pemantauan debit dan kualitas air baku di hulu Sungai Ciliwung dan Sungai Cileungsi melalui koordinasi dengan Bendungan Katulampa dan KP2C sebagai bentuk peringatan dini banjir.

Selain itu, ketersediaan bahan kimia pengolahan, pompa, hingga genset cadangan terus dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Frekuensi pembersihan recevoir, bak pengendapan, dan saringan cepat juga ditingkatkan seiring potensi naiknya kekeruhan air baku akibat hujan deras.

Sementara itu dari sisi non teknis, Tirta Kahuripan memperkuat komunikasi publik melalui media sosial, situs resmi, dan aplikasi myKahuripan agar pelanggan mendapatkan pemberitahuan secepat mungkin jika terjadi gangguan pengaliran.

Perusahaan juga mengaktifkan tim tanggap darurat yang bersiaga 24 jam untuk merespons keluhan dan melaksanakan perbaikan di lapangan serta menyiapkan bantuan air bersih melalui mobil tangki. Pelanggan diimbau untuk melakukan penghematan air dan menampung air cadangan ketika potensi gangguan meningkat.

Abdul Somad menegaskan bahwa cuaca ekstrem merupakan tantangan tahunan yang tidak selalu bisa dihindari, namun pihaknya tetap berusaha meminimalkan dampaknya bagi masyarakat.

“Gangguan akibat faktor alam kadang tak terhindarkan, tetapi kami berkomitmen memulihkan pengaliran secepat mungkin serta memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah mitigasi yang dilakukan merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi kerugian lebih besar, baik bagi perusahaan maupun pelanggan.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga sumber air dengan tidak membuang sampah ke sungai, tetap waspada terhadap potensi bencana, serta tenang apabila terjadi penyesuaian pengaliran yang diakibatkan kondisi alam.

Dengan kesiapsiagaan yang ditingkatkan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berupaya memastikan pasokan air bersih bagi lebih dari 200 ribu pelanggan di Kabupaten Bogor tetap aman sepanjang musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya