Menu

Mode Gelap
Jelang Sahur, 2 Kelompok Remaja di Cileungsi Tawuran Pakai Senjata Tajam Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pusat dan Daerah dalam Merawat Warisan Budaya 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Tembus 80,3 Persen Momen Ramadan, Atlet SOD NPCI Kabupaten Bogor Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Asnan Kadispora Kabupaten Bogor Apresiasi Dush Run 2026, Sebut Berdampak Positif Bagi Pelaku UMKM Bupati Rudy Susmanto Tinjau RSUD Bakti Pajajaran, Pastikan Kesiapan Rumah Sakit Rujukan Jelang Arus Mudik

Bogor Raya

Kades Se-Bogor Utara Minta Dewan Terpilih di Dapil 6 Bisa Memajukan Wilayahnya


					Ketua Paguyuban Kepala Desa Se Bogor Utara, Entang Suana. (Ist) Perbesar

Ketua Paguyuban Kepala Desa Se Bogor Utara, Entang Suana. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Kepala Desa (Kades) Se-Dapil VI (6) berharap kepada Anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 yang berangkat dari dapil 6 bisa membantu menyelesaikan persoalan di Bogor bagian Utara.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Utara, Entang Suana. Menurutnya, dengan adanya wakil rakyat di Dapil 6 yang berjumlah 9 kursi ini dirasa cukup untuk merealisasikan segala aspirasi warga di 7 Kecamatan.

“Terutama Anggota DPRD dari Dapil 6 dan sudah mulai melaksanakan tugasnya, harapan saya dan kades yang lain, dewan yang terpilih di dapil 6, bisa fokus memikirkan kemajuan wilayah dapil 6 kedepanya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/10/24).

Entang yang menjabat sebagai Kades Kemang, Kecamatan Kemang itu juga berharap, para wakil rakyat tersebut bukan hanya memperhatikan kantung suara atau konstituennya saja. Namun seluruh warga di Dapil 6 juga harus mendapatkan perlakuan yang sama.

“Bicara dapil 6 jangan dewan yang terpilih dari dapil 6 hanya membangun kantong suaranya atau wilayah dia tinggal saja. Karena kalau bicara dapil 6 itu 7 kecamatan, jadi mohon dewan yang terpilih bisa berdiskusi untuk dapil 6 bisa lebih maju,” ucapnya.

Saat ini, jelas Entang, beberapa persoalan yang belum tertuntaskan diantaranya permintaan terminal Parung, kelanjutan pembangunan RSUD Parung dan beberapa persoalan lainnya yang belum tuntas.

“Persoalan kemacetan di perempatan jampang belum ada solusi, karena saya bicara bukan bicara kecamatan kemang, tapi bicara bogor utara,” jelasnya.

“Jadi banyak hal-hal yang lainya lagi, dan kita juga belum punya Gor. Saya berharap dewan dapil 6 bisa ikut memikirkan tentang dampak-dampak dan kendala yang dirasakan oleh masyarakat,” tutup Entang. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Sahur, 2 Kelompok Remaja di Cileungsi Tawuran Pakai Senjata Tajam

2 Maret 2026 - 13:15 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pusat dan Daerah dalam Merawat Warisan Budaya

2 Maret 2026 - 12:21 WIB

1 Tahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Tembus 80,3 Persen

2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Momen Ramadan, Atlet SOD NPCI Kabupaten Bogor Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW

1 Maret 2026 - 22:30 WIB

Asnan Kadispora Kabupaten Bogor Apresiasi Dush Run 2026, Sebut Berdampak Positif Bagi Pelaku UMKM

1 Maret 2026 - 20:41 WIB

Trending di Bogor Raya