Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Ratusan Warga Bojonggede Serbu Pangkalan, 200 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Ludes dalam 30 Menit

badge-check


					Ratusan Warga Bojonggede Serbu Pangkalan, 200 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Ludes dalam 30 Menit Perbesar

Ratusan warga antre di pangkalan resmi tabung gas elpiji 3 Kg di Bojonggede. (Foto: Erwin)

BOGORISTIMEWA.com – Ratusan warga menyerbu sebuah pangkalan resmi tabung gas elpiji 3 kilogram (Kg) bernama Blue Gaz di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin, (3/2/25).

Berdasarkan pantauan BogorUpdate.com (Bogoristimewa.com Group) di lokasi, sebanyak 200 tabung gas telah turun dari mobil truk yang langsung diserbu oleh ratusan warga dengan mengantri di depan toko pada pukul 13.00 WIB.

Bahkan, hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menitan sebanyak 200 tabung gas langsung ludes diburu warga yang membawa satu hingga dua gas.

Pemilik Pangkalan Blue Gaz Bojonggede, Juni (47) mengatakan bahwa ada sebanyak ratusan warga yang langsung menyerbu pangkalannya usai turunnya tabung gas elpiji 3 Kg.

“Hari ini yang datang 200, sekarang kan pengecer ga boleh jadi ya pembeli tuh pada ke sini semua, di warung-warung ga ada jadi pada lari ke pangkalan,” ujar Juni kepada wartawan.

Dengan langkanya gas elpiji 3 Kg saat ini, Juni hanya memberikan kesempatan bagi warga asli Bojonggede dengan menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti.

Adapun, dalam kesempatan itu Juni juga membatasi maksimal dua tabung gas bagi warga yang ingin membeli.

“Warga sini sudah kebagian karena tadi saya duluanin dulu warga sini, makanya kalo bukan warga saya tadi saya marahin dulu, saya gentak kalo ga mau diatur belakangan. Kalo beli dua tuh cukup lah buat seminggu, tadi harganya Rp19 ribu,” tuturnya.

Sementara itu, Yayat (54), seorang warga asli Bojonggede yang kehabisan tabung gas di pangkalan tersebut merasa kecewa.

“Menurut saya mah persediannya harus sesuaikan lah, jadi kan kasian yang ga dapat, kebutuhan soalnya ini,” ucap Yayat.

“Ini sesuai KTP (domisili pembeliannya), kalo KTP Bojonggede kan harus, kalo KTP Jakarta ga boleh harusnya,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya