Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Ini Alasan Kasatpol PP Kabupaten Bogor Tidak Hadir saat Pembongkaran Hibisc Fantasy

badge-check


					Ini Alasan Kasatpol PP Kabupaten Bogor Tidak Hadir saat Pembongkaran Hibisc Fantasy Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid memberikan klarifikasi usai dirinya disebut mangkir saat pembongkaran Hibisc Fantasy di Puncak, pada Kamis, (6/3/25) lalu.

Sebab, saat itu Cecep tidak hadir dalam pembongkaran Hibisc Fantasy yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sehingga, Dedi Mulyadi geram dan mempertanyakan keberadaan Cecep yang saat itu entah berada di mana.

Mengenai hal itu, Cecep mengklaim bahwa dirinya saat itu ada di situasi pembongkaran Hibisc Fantasy.

“Itu sebetulnya miskomunikasi. Saya jelaskan, saya sebetulnya ada ke lokasi hanya waktu itu posisinya beliau (Dedi Mulyadi) turun dan saya nyampe, saya ada,” ujar Cecep Imam Nagarasid kepada wartawan di kawasan Cibinong, Rabu (12/3/25).

Bahkan, Cecep mengaku saat itu dirinya datang telat karena sedang mengikuti pengajian bersama anggotanya.

“Sekarang bulan suci Ramadhan, saya tiap hari pengajian. Saya diwajibkan (sebagai) anggota Pol PP tiap hari pukul 07.30 WIB untuk ngaji. Jadi, saya lagi ngaji minimal satu ayat dua ayat,” ucapnya.

Tak sampai di situ, Cecep juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui saat Dedi Mulyadi datang ke Kabupaten Bogor.

“Dapat kabar ada pak Dedi, berkomunikasilah dengan pimpinan karena yang sebetulnya berhak mendampingi pak Dedi harus perintah pimpinan. Tiba-tiba saya hadir kan ga bisa, dan diperintahkan saya untuk ke sana cuma waktunya ketika saya ke atas, beliau sudah turun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cecep menegaskan jika dirinya mendukung penuh keinginan Dedi Mulyadi untuk membongkar bangunan yang merusak lingkungan di kawasan Puncak Bogor.

“Jadi, kalau seandainya pemerintah kabupaten bogor tidak hadir dan tidak mendukung salah besar. Cek anak buah sekarang, anak buah saya ada di situ membantu sedang membersihkan jalan (pembongkaran bangunan),” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya