Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Ini Alasan Kasatpol PP Kabupaten Bogor Tidak Hadir saat Pembongkaran Hibisc Fantasy

badge-check


					Ini Alasan Kasatpol PP Kabupaten Bogor Tidak Hadir saat Pembongkaran Hibisc Fantasy Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid memberikan klarifikasi usai dirinya disebut mangkir saat pembongkaran Hibisc Fantasy di Puncak, pada Kamis, (6/3/25) lalu.

Sebab, saat itu Cecep tidak hadir dalam pembongkaran Hibisc Fantasy yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sehingga, Dedi Mulyadi geram dan mempertanyakan keberadaan Cecep yang saat itu entah berada di mana.

Mengenai hal itu, Cecep mengklaim bahwa dirinya saat itu ada di situasi pembongkaran Hibisc Fantasy.

“Itu sebetulnya miskomunikasi. Saya jelaskan, saya sebetulnya ada ke lokasi hanya waktu itu posisinya beliau (Dedi Mulyadi) turun dan saya nyampe, saya ada,” ujar Cecep Imam Nagarasid kepada wartawan di kawasan Cibinong, Rabu (12/3/25).

Bahkan, Cecep mengaku saat itu dirinya datang telat karena sedang mengikuti pengajian bersama anggotanya.

“Sekarang bulan suci Ramadhan, saya tiap hari pengajian. Saya diwajibkan (sebagai) anggota Pol PP tiap hari pukul 07.30 WIB untuk ngaji. Jadi, saya lagi ngaji minimal satu ayat dua ayat,” ucapnya.

Tak sampai di situ, Cecep juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui saat Dedi Mulyadi datang ke Kabupaten Bogor.

“Dapat kabar ada pak Dedi, berkomunikasilah dengan pimpinan karena yang sebetulnya berhak mendampingi pak Dedi harus perintah pimpinan. Tiba-tiba saya hadir kan ga bisa, dan diperintahkan saya untuk ke sana cuma waktunya ketika saya ke atas, beliau sudah turun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cecep menegaskan jika dirinya mendukung penuh keinginan Dedi Mulyadi untuk membongkar bangunan yang merusak lingkungan di kawasan Puncak Bogor.

“Jadi, kalau seandainya pemerintah kabupaten bogor tidak hadir dan tidak mendukung salah besar. Cek anak buah sekarang, anak buah saya ada di situ membantu sedang membersihkan jalan (pembongkaran bangunan),” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya