Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Ada Lahan Konservasi, Ketua DPRD Sastra Winara Minta Provinsi Kaji Ulang Pembebasan Jalur Tambang

badge-check


					Ada Lahan Konservasi, Ketua DPRD Sastra Winara Minta Provinsi Kaji Ulang Pembebasan Jalur Tambang Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengungkapkan bahwa jika terdapat lahan konservasi pada pembebasan lahan pembangunan Jalur Tambang di Parung Panjang, maka Provinsi Jawa Barat perlu mengkaji ulang.

Pasalnya, dari sekian hektare pembebasan lahan pembangunan jalur tambang di Parung Panjang ada lahan konservasi yang memiliki histori sejarah.

Lahan itu dinamakan Gunung Angklung cikal bakal ditemukannya alat musik tradisional Angklung Gubrak. Namun lokasi tersebut masuk plotingan pembebasan lahan pembangunan jalan jalur tambang.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menyampaikan, perlu adanya kajian ulang dari Provinsi Jawa Barat.

“Tentu akan dikaji ulang kalau memang disitu punya histori panjang, punya sejarah yang luar biasa,” kata Sastra Rabu (19/02/25).

Sastra juga menyampaikan, apabila lahan tersebut terkena ploting pembebasan lahan jalur tambang, maka Pemprov Jabar harus segera temukan solusinya.

“Tentu saya kira pemerintah provinsi punya kajian lain entah mungkin di belokan (jalan) sedikit atau hari ini masuk plotingan itu mungkin akan dikaji ulang,” jelas dia.

Begitupun, terhadap pembangunan jalur tambang tersebut, Sastra mengajak masyarakat untuk terus mengawasi pembanguan agar tetap berjalan.

“Makanya kita sama-sama sebagaimana kita bisa mengawasi supaya pembangunan tetap berjalan tapi tidak merusak, tidak mengganggu kegiatan-kegiatan apalagi punya sejarah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya