Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Uang Kompensasi Diduga Dipotong jadi Penyebab Masih Beroperasinya Angkot Puncak

badge-check


					Uang Kompensasi Diduga Dipotong jadi Penyebab Masih Beroperasinya Angkot Puncak Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Meski sudah dilarang beroperasi selama satu minggu, sejumlah sopir angkot masih nekat beroperasi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Usut punya usut, maraknya sopir angkot yang masih nekat beroperasi di Puncak Bogor karena tidak tersampaikan dengan baiknya uang kompensasi yang diberikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebesar Rp1 juta uang tunai dan Rp500 ribu berupa sembako.

Mengenai hal itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengakui bahwa dirinya kerap mendapatkan laporan dari para sopir angkot terkait adanya pemotongan uang kompensasi libur menjadi Rp800 ribu.

Namun, dia menyebut saat ini adanya laporan pemotongan uang kompensasi para sopir angkut tengah dalam pendataan.

“Kalo masih nanyain pemotongan-pemotongan, kita minta waktu nanti kita iniin (cek) dulu biar utuh semuanya jangan sampai pemberitaan laporan-laporan tidak sesuai,” ujar Dadang Kosasih saat dikonfirmasi BogorUpdate.com via seluler, Kamis, (3/4/25).

“Sekarang masih dalam pendataan dan pemantauan itu yang pemotongan-pemotongan, sampai sejauh mana nih informasinya,” sambungnya.

Bahkan, akibat adanya dugaan pemotongan uang kompensasi itu membuat puluhan sopir angkot tetap beroperasi di momen libur lebaran.

Dalam hal itu, Dadang mengungkapkan telah memberikan penindakan kepada 15 sopir angkot yang nekat beroperasi.

“Kita penindakannya dengan memutar balikkan kendaraan angkot, kita alihkan ke jalan alternatif, jadi putar baliknya di jalan alternatif tidak di jalan utama lagi,” ungkapnya.

Sekadar informasi, sekitar 715 sopir angkot trayek Ciawi-Cisarua, Pasir Muncang-Ciawi, dan Ciawi-Cibedug telah menerima uang kompensasi sebelum momen lebaran beberapa waktu lalu.

Namun, tidak sedikit dari para sopir tersebut melaporkan adanya dugaan pemotongan uang kompensasi. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya