Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Sekda Ajat Serahkan Penamaan DOB Bobar dan Botim kepada Masyarakat

badge-check


					Sekda Ajat Serahkan Penamaan DOB Bobar dan Botim kepada Masyarakat Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespon usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait rekomendasi penamaan calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat (Bobar) dan Bogor Timur (Botim).

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi mengaku tidak setuju dengan penamaan Kabupaten Bogor Barat dan Timur dalam rencana pemekaran kedua wilayah tersebut.

Sebab, Dedi ingin kedua wilayah yang akan dimekarkan tersebut memiliki identitas kesundaan dan sejarah.

Dalam hal itu, Dedi mengusulkan di wilayah Barat menjadi Kabupaten Jasinga. Sedangkan di wilayah Timur menjadi Kabupaten Jonggol atau Sangga Buana.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa usulan penamaan kedua wilayah tersebut hanya sekadar pendapat bukan kebijakan.

“Itu kan baru pendapat, belum kebijakan,” ujar Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Senin, (14/4/25).

Ajat menyebut, perubahan nama itu bisa terjadi saat pembuatan blueprint yang dilakukan Pemkab Bogor. Namun, harus dengan rekomendasi dari masyarakat bukan Gubernur Jawa Barat.

“Bisa dirubah bisa tidak, tergantung masyarakatnya. Kita fasilitasi pak Bupati, yang penting bukan tentang bagaimana namanya (tapi) bagaimana DOB-nya,” ucapnya.

Menurut Ajat, urgensitas penamaan itu tidak terlalu penting karena saat ini fokusnya tertuju pada pembangunan fasilitas di dua wilayah tersebut.

“Kita harus ada langkah membangun sesuai dengan konsen tadi. Jadi DOB jalannya dibenerin, ada beberapa perencanaan kawasan pusat pemerintahan itu yang penting, ada langkah,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya