Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Soal Larangan Tempat Ibadah Minta Sumbangan di Jalanan, Cecep Imam: Kita Beri Himbauan

badge-check

Soal Larangan Tempat Ibadah Minta Sumbangan di Jalanan, Cecep Imam: Kita Beri Himbauan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid buka suara terkait larangan pungutan sumbangan di jalan yang diminta oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi melarang segala bentuk pungutan sumbangan di jalan baik untuk kepentingan masjid maupun pengamen.

Menindaklanjuti hal itu, Cecep mengaku siap untuk mengikuti arahan yang diminta oleh Dedi Mulyadi.

“Kaitan dengan (larangan) pungutan (sumbangan) yang di jalan itu tujuannya sangat baik dalam menciptakan suasana yang kondusif, mungkin (jadi) tidak macet ketika pungutan tersebut dilarang dilakukan di jalan,” ujar Cecep Imam Nagarasid kepada wartawan, Jumat, (18/4/25).

Menurut Cecep, saat ini banyak oknum-oknum yang meminta sumbangan di jalan dengan mengatasnamakan untuk kepentingan tempat ibadah.

Padahal, menurut dia, hasil sumbangan yang didapat itu justru digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Pungutan ini dilakukan untuk perbaikan sarana masjid atau mushola, mudah-mudahan hasilnya disampaikan kepada yang betul-betul memerlukan butuh anggaran terhadap pembangunan objek tersebut,” ungkapnya.

Meski sudah ada larangan dari Dedi Mulyadi, Cecep mengakui masih adanya sejumlah pungutan sumbangan yang dilakukan untuk kepentingan tempat ibadah di sejumlah daerah Kabupaten Bogor.

“Penindakan kemungkinan mungut-mungut gitu apalagi di depan masjid-masjid masa iya ada penindakan, paling kita kasih himbauan dan kita memberitahu RT dan RW termasuk desa dan kecamatan,” bebernya.

Lebih lanjut, Cecep berharap dengan telah adanya peraturan yang diminta oleh Dedi Mulyadi tersebut bisa dipatuhi oleh sejumlah tempat ibadah.

“Ini bukan tugas seorang OPD, tetapi tugas kita bersama yang harus mensosialisasikan. Mudah-mudahan ada langkah terbaik kaitan masalah sosial, terutama masalah sarana yang membutuhkan dukungan anggaran,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan
Trending di Bogor Raya