Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Disdik Kabupaten Bogor Minta Pelajar Tak Pakai Motor ke Sekolah, Bambang Tawekal: Minimalisir Kecelakaan

badge-check


					Disdik Kabupaten Bogor Minta Pelajar Tak Pakai Motor ke Sekolah, Bambang Tawekal: Minimalisir Kecelakaan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menyoroti banyaknya sejumlah pelajar yang berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal mengatakan bahwa tidak diperkenankannya para pelajar membawa kendaraan ke sekolah karena belum memilikinya Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Karena memang anak-anak SD, SMP kan tidak punya SIM ya. Seyogyanya itu juga orang tua bisa memberikan pembelajaran kepada anak,” ujar Bambang Tawekal kepada wartawan di Cibinong, Senin, (5/5/25).

Bambang menyarankan, kepada pelajar yang rumahnya jauh dari sekolah bisa diantar oleh orang tua menggunakan sepeda motor.

“Tapi kalau misalnya harus pakai motor ya diantar orang tuanya, tidak harus mereka membawa sendiri karena itu kan bahaya juga,” tuturnya.

Adapun, Bambang mengungkapkan saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelajar yang memiliki jarak rumah cukup jauh dengan tempat sekolah.

“Masuk bagian dari yang akan kita bahas dengan kepolisian karena kepolisian mengatur tentang aturan-aturan anak boleh atau tidaknya mah kita belum jajaki lebih lanjut, kita akan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan kepolisian terkait ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang berharap orang tua bisa mengantarkan anaknya ke sekolah untuk meminimalisir angka kecelakaan pelajar yang tidak memiliki SIM.

“Lebih bijak orang tua untuk mengantarkannya atau dengan orang-orang terdekat (yang punya SIM), sehingga anak-anak lebih nyaman dan aman ketika yang bersangkutan bersekolah di sekolah masing-masing,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya