Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Orang Bertubuh Pendek Lebih Panjang Umur?

badge-check

Orang Bertubuh Pendek Lebih Panjang Umur? Perbesar

Ilustrasi orang bertubuh pendek dan bertubuh tinggi. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Benarkah orang bertubuh pendek cenderung memiliki umur yang lebih panjang? Pertanyaan ini menjadi bahasan menarik.

Dosen Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sekaligus Pakar Neurosains Molekuler IPB University, Dr Berry Juliandi, dalam salah satu konten IPB Podcast di kanal YouTube IPB TV, mengupasnya dari sudut pandang ilmiah.

Menurut Berry, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi tidak juga dapat disimpulkan secara sederhana. “Secara molekuler, memang ada gen pleiotropik yang berperan dalam pertumbuhan di awal kehidupan, tetapi jika terus aktif di usia tua dapat mempercepat penuaan atau bahkan memicu kanker,” jelas Berry melansir laman IPB, Minggu (18/5/25).

Ia menambahkan, salah satu pendekatan yang terbukti memperlambat proses penuaan adalah restriksi kalori, yaitu pengurangan asupan kalori tanpa menyebabkan kekurangan gizi. Hal ini telah dibuktikan melalui berbagai studi pada organisme model, yang menunjukkan bahwa gen seperti sirtuin dapat berperan dalam memperpanjang umur.

Berry juga menyoroti bahwa perbandingan tinggi badan dengan harapan hidup tidak bisa dilakukan secara langsung.

“Kita perlu memahami konsep ukuran relatif. Misalnya, bayi secara absolut mungkin tampak lebih besar jika dihitung berdasarkan proporsi kepala terhadap tubuh. Jadi, ukuran tinggi saja tidak bisa menjadi satu-satunya indikator umur panjang,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa gaya hidup dan kondisi sosial juga memainkan peran penting dalam menentukan usia harapan hidup seseorang. Ia menyebutkan tentang blue zone, yaitu wilayah-wilayah di dunia dengan populasi berumur panjang, seperti Okinawa (Jepang) dan Sardinia (Italia).

“Penduduk di wilayah tersebut memiliki pola makan yang seimbang, aktif bergerak, dan menjalin hubungan sosial yang kuat,” ungkapnya.

Penelitian yang dikutip Dr Berry dari Stanford University, menunjukkan bahwa dukungan sosial lebih berpengaruh pada kebahagiaan di usia tua dibanding kekayaan atau jabatan.

“Jadi, umur panjang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik (nature), tetapi juga lingkungan (nurture),” jelasnya.

Ia mencontohkan bagaimana epigenetik, yakni ekspresi gen yang dipengaruhi oleh lingkungan seperti makanan dan stres, turut membentuk daya tahan tubuh terhadap berbagai tekanan eksternal. Salah satunya melalui konsumsi polifenol dari tumbuhan yang mengalami stres alamiah.

Di akhir perbincangan, Dr Berry menegaskan pentingnya menjaga tiga pilar utama yang ditemukan pada masyarakat di blue zone, yaitu membatasi asupan kalori, aktif fisik teratur, dan hidup dalam lingkungan sosial yang suportif.

“Stres yang sementara seperti puasa atau aktivitas fisik justru bisa memicu umur panjang, selama tidak berlangsung terus-menerus,” tutupnya.

Dengan demikian, Dr Berry kembali menegaskan, klaim bahwa orang bertubuh pendek berumur panjang tidak dapat digeneralisasi, karena umur panjang lebih dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor biologis, gaya hidup, dan dukungan sosial. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan
Trending di Bogor Raya