Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Bupati Rudy Susmanto Gandeng 224 Praktisi Hewan Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 1446

badge-check


					Bupati Rudy Susmanto Gandeng 224 Praktisi Hewan Antisipasi PMK Jelang Idul Adha 1446 Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Jelang Idul Adha 1446/2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan 224 praktisi hewan untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kaki (PMK) bagi hewan kurban.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa kolaborasi itu dilakukan untuk mencegah terjadinya wabah PMK terhadap hewan kurban, seperti sapi hingga kambing.

“Pemkab Bogor melalui Disnakak Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama penyuluh peternakan, dokter hewan, mahasiswa/i IPB yang totalnya 224 orang,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan di Cibinong, Selasa, (27/5/25).

“Tujuannya untuk mengecek hewan kurban di beberapa titik lokasi yang ada di Kabupaten Bogor, termasuk nanti pada saat penyembelihan hewan kurbannya. Jadi, penyembelihannya harus sesuai dengan kententuan syariat Islam,” tambahnya.

Mengingat, menurut Rudy, saat ini banyak hewan-hewan kurban yang dibawa dari daerah lain ke Kabupaten Bogor.

Oleh karena itu, Rudy sejak dini langsung mengambil langkah cepat dengan berkolaborasi dengan 224 praktisi hewan.

“Hewan dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara yang dibawa ke Kabupaten Bogor membawa penyakit-penyakit. Sehingga, kita bisa mengantisipasi lebih awal terkait sebaran penyakit seperti mulut dan kuku,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor, Nurhayati merinci jumlah 224 praktisi tersebut.

“Petugas keamanan hewan kurban di tahun 2025 ini terdiri dari 224 orang. Dari Diskanak ada 78 orang, Penyuluh Peternakan Swadaya (PPS) 28 orang, mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan Biomedis (SKHB) 100 orang, Kementerian Pertanian 5 orang, dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Jawa Barat 3 orang,” beber Nurhayati.

Bahkan, Nurhayanti juga mengaku telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) wilayah Jawa Barat untuk mengantisipasi wabah PMK ke hewan kurban yang ada di Kabupaten Bogor.

“Dokter hewan dari praktek PDHI cabang Jawa Barat sebanyak 10 orang,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya