Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

BPBD Turun Tangan Usir Monyet Ekor Panjang yang Masuk ke Pemukiman Warga di Desa Tegal

badge-check


					BPBD Turun Tangan Usir Monyet Ekor Panjang yang Masuk ke Pemukiman Warga di Desa Tegal Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama Tim rescue dari Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama melakukan penyisiran lokasi monyet ekor panjang yang meresahkan warga Kampung Sasak, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Sabtu (28/6/25).

“Tadi kita bersama Damkar dibantu Destana dan warga sudah menyisir keberadaan monyet liar, dari laporan warga ada 7 ekor monyet yang ke pemukiman warga berukuran besar dan berekor panjang,” kata Komandan Regu BPBD Kabupaten Bogor, Hady kepada wartawan.

Hady menjelaskan, tim hanya menemukan 2 ekor monyet di lokasi karena sulitnya medan yang dipenuhi pepohonan. Sehingga, kawanan monyet dapat mudah melarikan diri.

“Tadi di lapangan baru ditemui 2 ekor dan belum tertangkap, karena rapatnya pohon-pohon besar mengakibatkan monyet itu mudah kabur, ditambah luasnya wilayah pepohonan membuat kami kesulitan, dan untuk sementara belum tertangkap,” jelasnya.

Selain mengusahakan penangkapan, tim juga menggunakan metode bunyi-bunyian seperti membakar petasan. Hal itu dilakukan agar si monyet merasa terganggu dan tidak kembali ke pemukiman warga.

“Kami melakukan metode bunyi-bunyian dengan membakar petasan. Untuk warga bisa juga memukul apa saja, bisa memukul tiang listrik atau panci atau media lainya. Dengan itu monyet itu akan kabur,” bebernya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan monyet makanan. Karena, hal itu akan memikat kawanan monyet untuk kembali lagi ke pemukiman.

“Himbauan untuk warga untuk tidak memberikan makanan bila monyet itu turun ke pemukiman warga. Karena nanti kawanan monyet akan kembali lagi,” imbaunya.

Sementara Kades Tegal, Omat Jayadihati mengimbau warganya untuk tidak sering beraktivitas di luar rumah, dan selalu mengawasi anak-anaknya, terutama yang masih kecil. Karena ini monyet liar dan bisa membahayakan.

“Semoga dengan turunnya BPBD dan Damkar monyet liar tidak akan kembali lagi ke sini, sekali lagi awasi anak-anaknya. Karena ini fenomena pertama selama saya lahir di sini. Mungkin habitatnya yang sudah rusak mereka mencari makan ke pemukiman warga,” tukasnya. (Dyon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya