Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Adang Suptandar: Jika Atletnya Juara di PON dan Peparnas, Pelatih Lokal Harus Dapat Apresiasi Bonus

badge-check


					Adang Suptandar: Jika Atletnya Juara di PON dan Peparnas, Pelatih Lokal Harus Dapat Apresiasi Bonus Perbesar

Adang Suptandar (tengah) mantan Ketua Perpani Kabupaten Bogor. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Mantan Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar mengatakan Pemkab Bogor “wajar” memberikan apresiasi bonus kepada para pelatih lokal atau pelatih cabor di KONI Kabupaten Bogor yang tidak masuk dalam SK Kontingen Jabar pada ajang PON atau Peparnas, namun para atletnya berprestasi meraih medali emas.

Soalnya, kata Adang, tidak menutup kemungkinan banyak pelatih cabor di KONI Kabupaten Bogor yang tidak masuk dalam SK Kontingen Jawa Barat pada event PON dan Peparnas.

“Sebelum atlet Kabupaten Bogor mewakili Jawa Barat ataupun Kontingen Indonesia dalam ajang Multievent. Tentunya ada peran pelatih lokal yang tak boleh dikesampingkan atau diremehkan. Makanya para pelatih lokal yang tak masuk SK Kontingen Jawa Barat baik pada ajang PON dan Peparnas tetap harus diberikan perhatian yang maksimal,” tegas Adang Suptandar, Senin (2/12/24).

Mantan Sekda Kabupaten Bogor ini menegaskan, dari total medali yang diraih para atlet Kabupaten Bogor pada ajang PON dan Peparnas mungkin hanya ada beberapa pelatih saja yang masuk SK Kontingen Jawa Barat.

“Saya berharap Pemkab Bogor bisa lebih bijak dalam melihat perjuangan dan keringat para pelatih asal cabor di KONI dan NPCI yang tidak masuk dalam SK Kontingen Jawa Barat namun mereka “wajar” tetap diberikan apresiasi bonus,” paparnya.

Adang yang sempat menjadi pengurus Persikabo era plat Merah menambahkan, Kabupaten Bogor sangat mampu jika harus memberikan apresiasi bonus pelatih lokal Kabupaten Bogor yang tidak masuk dalam SK Kontingen Jawa Barat pada ajang PON dan Peparnas.

Tak hanya itu, sambung Adang, pemberian bonus prestasi olahraga juga jangan terlalu jomplang antara bonus atlet dan pelatih.

“Jangan ada perbedaan kebijakan yang terlalu berbeda. Toh baik atlet dan pelatih sama sama mengharumkan nama Kabupaten Bogor yang harus diberikan apresiasi bonus secara ideal,” pungkas Adang Suptandar.

Dalam kesempatan yang sama, Adang juga menyarankan jauh-jauh hari ketika mau menghadapi ajang Porprov dan Peparda Jawa Barat maka Pemkab Bogor sudah mengeluarkan aturan yang mengatur pemberian apresiasi bonus atlet dan pelatih beserta dengan besaran bonusnya. (Syahmid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya