Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

BGN Akan Terapkan Rapid Test untuk Makan Bergizi Gratis di Seluruh SPPG

badge-check


					BGN Akan Terapkan Rapid Test untuk Makan Bergizi Gratis di Seluruh SPPG Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Layaknya seperti Covid-19, Badan Gizi Nasional (BGN) bakal melakukan rapid test terhadap Makan Bergizi Gratis (MBG) di semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal itu diungkapkan langsung Kepala BGN, Dadan Hindayana usai menggelar rapat konsolidasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin, (13/10/2025).

“Rapid test kita akan laksanakan segera, kita sudah edarkan nomor-nomor vendor yang bisa menjual rapid test,” ujar Dadan Hindayana kepada wartawan.

Dadan menjelaskan, rapid test dilakukan karena keinginan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghindari keracunan yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah.

“Ini perintah Presiden yang dalam waktu dekat sudah harus ada di setiap SPPG karena hampir di seluruh SPPG yang dilakukan Polri sudah dari awal melakukan itu,” paparnya.

Dadan menambahkan, penerapan rapid test telah diujicobakan terhadap 10 SPPG beberapa waktu lalu.

Adapun, kata dia, saat ini ada 15 vendor penyedia rapid test yang telah disediakan BGN untuk bisa dikolaborasikan dengan SPPG di seluruh Indonesia.

“Minggu ini ada pengadaan yang diajukan oleh BGN secara serempak. Nanti kita akan memesan kepada vendor-vendor yang sudah kami siapkan, mungkin ada 10 atau 15 vendor,” katanya.

Menanggapi rencana itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mendukung penuh langkah yang bakal diterapkan oleh BGN tersebut.

Menurut dia, hal itu penting agar kasus keracunan tidak kembali terjadi yang belakangan ini terjadi di wilayah teritorialnya.

“Tentunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut baik dan positif dari program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” jelas Rudy Susmanto.

Bahkan, Rudy mengakui bahwa saat ini pihaknya sedang mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk menunjukkan bahwa dapur atau tempat pengolahan makanan di Kabupaten Bogor telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor sedang mempersiapkan sertifikasi untuk SLHS, kita juga sudah membahas kedua belah pihak terkait pengolahan sampah di masing-masing dapur,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya