Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Cegah Banjir di Cijayanti, The Sanctuary Collection Siapkan Ratusan Biopori

badge-check


					Cegah Banjir di Cijayanti, The Sanctuary Collection Siapkan Ratusan Biopori Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Tercatat ada sebanyak 600 titik biopori yang rencananya akan disiapkan di kawasan The Sanctuary Collection Sentul, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Bahkan The Sanctuary Collection berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Muspika Babakan Madang dan Pemerintah Desa Cijayanti.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan seremonial yang nantinya akan ada 600 titik biopori di The Sanctuary Collection. Dan Biopori ini tujuannya untuk mengurangi signifikan air lintasan permukaan aliran sungai,” kata Head of Project Development Santuary, Agni Trian Bawono pada Kamis (27/3/25).

Lanjut ia mengatakan bahwa untuk saat ini sudah ada 60 titik biopori yang sudah disiapkan oleh The Sanctuary Collection Sentul.

“Jadi air yang masuk ke permukaan akan berkurang karena satu diameter kedalam agar ketika air turun akan masuk ke tanah terlebih dahulu, sebelum masuk ke sungai dan saat ini sudah 60 titik dan kita targetkan 600 titik biopori di lokasi ini,” jelasnya.

Agni Trian Bawono menuturkan bahwa pihaknya juga membuatkan ratusan sumur resapan dan melakukan normalisasi aliran sungai Cirasapati.

“Selain Biopori, kita juga ada sumur resapan dengan total 273 sumur resapan di masing masing rumah. Terus kita juga sudah melaksanakan normalisasi dan pengerukan secara rutin di aliran sungai dan hal ini kita lakukan guna mendukung konservasi air tanah dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Senada dikatakan Bagian Perijinan (Document & License), Yudi Sugiharto bahwa The Sanctuary Collection memastikan agar terus memperhatikan lingkungan sesuai yang disampaikan Pemerintah.

“Pastinya kami dari The Sanctuary Collection ini fenomena saat ini ada, kita ingin memperhatikan lingkungan, apa yang disampaikan oleh Bupati dari Kementerian. Dan semoga ini bisa mengurangi beban dari air yang ada disini dan tidak berdampak kepada warga masyarakat sekitarnya,” ucapnya.

Bahkan ia mengaku kalau pihaknya juga telah melakukan normalisasi aliran sungai secara rutin untuk meminimalisir terjadinya banjir dikawasan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Kita rutinitas melakukan normalisasi sungai yang kami lakukan, hanya saja sedimen itu dari atas turunnya ke bawah. Nah ini harus kita himbau secara kawasan, karena bukan hanya Sanctuary tetapi ada perumahan perumahan developer dan sekitar-nya yang harus membantu untuk menjaga kawasan lingungan ini,” pungkasnya. (**) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya