Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Disdik Kabupaten Bogor Minta Pelajar Tak Pakai Motor ke Sekolah, Bambang Tawekal: Minimalisir Kecelakaan

badge-check


					Disdik Kabupaten Bogor Minta Pelajar Tak Pakai Motor ke Sekolah, Bambang Tawekal: Minimalisir Kecelakaan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menyoroti banyaknya sejumlah pelajar yang berangkat ke sekolah mengendarai sepeda motor.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal mengatakan bahwa tidak diperkenankannya para pelajar membawa kendaraan ke sekolah karena belum memilikinya Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Karena memang anak-anak SD, SMP kan tidak punya SIM ya. Seyogyanya itu juga orang tua bisa memberikan pembelajaran kepada anak,” ujar Bambang Tawekal kepada wartawan di Cibinong, Senin, (5/5/25).

Bambang menyarankan, kepada pelajar yang rumahnya jauh dari sekolah bisa diantar oleh orang tua menggunakan sepeda motor.

“Tapi kalau misalnya harus pakai motor ya diantar orang tuanya, tidak harus mereka membawa sendiri karena itu kan bahaya juga,” tuturnya.

Adapun, Bambang mengungkapkan saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelajar yang memiliki jarak rumah cukup jauh dengan tempat sekolah.

“Masuk bagian dari yang akan kita bahas dengan kepolisian karena kepolisian mengatur tentang aturan-aturan anak boleh atau tidaknya mah kita belum jajaki lebih lanjut, kita akan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan kepolisian terkait ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang berharap orang tua bisa mengantarkan anaknya ke sekolah untuk meminimalisir angka kecelakaan pelajar yang tidak memiliki SIM.

“Lebih bijak orang tua untuk mengantarkannya atau dengan orang-orang terdekat (yang punya SIM), sehingga anak-anak lebih nyaman dan aman ketika yang bersangkutan bersekolah di sekolah masing-masing,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya