Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Gelar Konfercab 2025, Ini Catatan Khusus untuk Pengurus PCNU Kabupaten Bogor yang Baru

badge-check


					Gelar Konfercab 2025, Ini Catatan Khusus untuk Pengurus PCNU Kabupaten Bogor yang Baru Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor menggelar Konferensi Cabang NU XII di Hotel Bigland Sentul, pada Sabtu, (26/4/25).

Konfercab itu berisikan tema tentang ‘Meningkatkan Kemandirian Jam’iyyah Menuju Kabupaten Bogor Istimewa dan Maslahat’.

Lalu, membahas penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) khidmar 2020-2025, rapat pleno keorganisasian, bahtsul masail dan program kerja.

Kemudian, dilanjut pemilihan Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bogor 2025-2030 dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor 2025-2030.

Ketua PBNU, KH Miftah Faqih yang membuka acara tersebut memberikan catatan khusus terhadap pengurus baru di sektor wilayah dan cabang.

“Untuk para pengurus yang baru nanti, boleh melakukan personal branding. Tapi ingat, kita punya institusi,” ujar KH Miftah Faqih kepada wartawan.

Oleh karena itu, Miftah berharap Kabupaten Bogor menjadi benteng penopang Jakarta. Mengingat, sudah terlalu sulitnya untuk menggelar kegiatan dzikir dan tahlil di Jakarta.

“Saya harap Kabupaten Bogor ini menjadi benteng penopang kawasan Jakarta, (karena) di Jakarta sudah susah menggelar dzikir tahlil,” ucapnya.

“Saya ingatkan juga, NU itu selalu ummul qitab. Kalau itu tidak dipegang, NU (hanya) akan tinggal nama,” sambungnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad menuturkan bahwa pengurus NU harus siap tenaga dan waktu.

“Jadi, pengurus NU tidak seperti dulu cuma numpang nama. Hari ini, pengurus harus siap tenaga, waktu dan pikiran,” tutur KH Juhadi Muhammad.

Lebih lanjut, Juhadi berharap PCNU Kabupaten Bogor dalam hal melakukan kaderisasi bisa memaksimalkan Pendidikan Dasar-Pendikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU).

“Di Jawa Barat angkatan PD-PKPNU sudah mencapai 90 angkatan dengan jumlah kader hampir 14 ribu. Untuk pengurus yang akan datang, pesan saya maksimalkan PD-PKPNU, jika tidak ada kaderisasi NU akan rapuh,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya