Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Hingga September 2025, BPBD Kabupaten Bogor Catat 23 Sarana Pendidikan Rusak Akibat Diterjang Bencana Alam

badge-check


					Hingga September 2025, BPBD Kabupaten Bogor Catat 23 Sarana Pendidikan Rusak Akibat Diterjang Bencana Alam Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada 23 sarana pendidikan di wilayah Bumi Tegar Beriman yang mengalami kerusakan akibat bencana alam sepanjang Januari hingga September 2025.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa kerusakan tersebut diakibatkan oleh berbagai bencana, seperti angin kencang, tanah longsor, hingga banjir.

“Pada bulan Januari, terdapat dua Pondok Pesantren (Ponpes) yang rusak akibat angin kencang. Di bulan Februari, tiga sekolah mengalami kerusakan akibat hal yang sama,” ujar Adam Hamdani saat dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (9/10/2025).

Selanjutnya, pada bulan Maret, terdapat delapan sarana pendidikan yang mengalami kerusakan, meliputi ponpes dan sekolah yang terdampak angin kencang, tanah longsor, pergerakan tanah, serta banjir.

“Pada bulan April, satu sekolah ambruk. Bulan Mei, terdapat ponpes dan sekolah yang rusak akibat tanah longsor dan angin kencang,” jelasnya.

Pada bulan Juni, tercatat satu sekolah rusak karena diterjang tanah longsor.

“Di bulan Juli, dua sekolah mengalami kerusakan akibat tanah longsor. Bulan Agustus dan September masing-masing ada satu sekolah yang rusak akibat angin kencang,” tambahnya.

Kerusakan 23 sarana pendidikan tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor, dengan konsentrasi utama berada di wilayah barat, selatan, dan timur.

“Rata-rata kerusakan berada di wilayah Bogor bagian barat, selatan, dan timur,” tutup Adam. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya