Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

IPB dan Lapis Talas Bogor Berdayakan Petani Lokal Lewat Sinergi Sains Kreatif

badge-check


					IPB dan Lapis Talas Bogor Berdayakan Petani Lokal Lewat Sinergi Sains Kreatif Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University berkolaborasi dengan Lapis Talas Bogor menggelar kegiatan On-Farm Press Tour bertajuk “Dari Tanah Bogor, Bersama Petani Talas Menanam Masa Depan” diselenggarakan di Kelurahan Situgede, Bogor Barat (29/4/25).

Dalam momen ini, Prof Ernan Rustiadi, Wakil Rektor IPB University bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim mengatakan, kolaborasi dengan Lapis Talas Sangkuriang ini merupakan wujud model sains kreatif.

“IPB University sebagai perguruan tinggi memperkuat riset mulai dari aspek hulu sampai hilir dan benar-benar dimanfaatkan oleh industri kreatif yang dikembangkan oleh Sangkuriang dan menjadi perpaduan sains kreatif,” jelasnya Prof Ernan.

Lebih lanjut, inisiatif ini menempatkan petani lokal, dalam hal ini Kelompok Tani Saluyu, sebagai kunci dalam rantai pasok bahan baku. Melalui pendampingan yang terstruktur, diharapkan petani lokal dapat menjadi penerima manfaat utama dari ekosistem industri kreatif yang sedang dibangun ini.

Menurutnya, sinergi antara riset ilmiah, kreativitas, dan pemberdayaan petani lokal akan menciptakan model pengembangan industri yang berkelanjutan dan inklusif. Pada akhirnya, para petani atau masyarakat menerima langsung manfaatnya.

Selain itu, pemerintah berperan sebagai fasilitator, dengan dukungan pendampingan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dan dinas terkait.

“Semoga inovasi ini tidak terbatas di sini, karena masih banyak peluang dan produk unggulan lain di kalangan petani yang dapat dikembangkan,” harap Prof Ernan.

Managing Director PT Agrinesia Raya, Rizka Wahyu Romadhona mengatakan pemberdayaan petani menjadi tujuan utama dalam sinergi antara pihak industri dan IPB University.

“Kerja sama dengan IPB University bertujuan untuk memberdayakan petani talas melalui pengembangan varietas-varietas unggulan seperti varietas pratama 3,” ucapnya.

Ia mengharapkan inovasi ini akan meningkatkan hasil panen secara signifikan bagi para petani. “Ini merupakan kolaborasi yang saling mendukung, sehingga kita bersama-sama dapat mewujudkan Bogor sebagai kota sains kreatif,” ucapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya