Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Jelang Ramadhan, Petani di Kecamatan Kemang Mulai Tanam Timun Suri


					Jelang Ramadhan, Petani di Kecamatan Kemang Mulai Tanam Timun Suri Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Menjelang Bulan Suci Ramadan para petani di wilayah Kecamatan Kemang mulai menanam timun suri. Selain karena tradisi, menanam timun suri membuat petani ketiban rezeki karena buah tersebut banyak dicari saat bulan puasa.

Salah satu petani Desa Kemang, Rosid mengatakan, saat menjelang Ramadan menanam timun suri sudah menjadi tradisi yang dilakukan para petani di wilayahnya, sebab buah dari tanaman tersebut merupakan khas di bulan suci.

“Hampir 90 persen petani di sini kalau mau Ramadan menanam timun suri, karena itu sudah menjadi kebiasaan. Saya yakin bukan petani di sini saja di wilayah lain juga rata-rata menanam timun ini,” ujarnya kepada wartawan, Senin (3/2/25).

Rosid mengaku tanaman timun suri miliknya baru berumur 30 hari, jika dihitung mulai dari sekarang maka pada saat awal Ramadan sudah bisa dipanen.

“Kalau cuacanya bagus dari mulai tanam sampai dipanen timun suri itu hanya membutuhkan waktu 60 hari atau dua bulan,” ungkapnya.

Kalau tidak ada kendala seperti hujan lanjut Rosid, berkepanjangan tanaman itu paling memakan waktu sekitar dua bulan sampai dapat dipanen, sebab kalau diguyur hujan terus pohonnya bisa membusuk sehingga tidak dapat tumbuh.

“Saya berharap mudah-mudahan tidak ada kendala dan cuaca tidak buruk,” ungkapnya.

Terpisah salah satu petani dari Desa Bojong Dasuki menuturkan, memang menanam timun suri sudah menjadi kebiasaan semua para petani, karena saat memasuki bulan Ramadan buah timun suri banyak diincar oleh masyarakat yang menjadi makanan khas di Ramadan.

“Biasanya kalau sudah masuk bulan Ramadan banyak sekali pengunjung yang membeli timun suri baik dari daerah setempat dan juga dari luar,” tuturnya. (Dyon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya