BOGORISTIMEWA.com – Kompleks Olahraga Pakansari, Kabupaten Bogor, menjadi pusat perhatian warga pada akhir pekan, 30–31 Agustus 2025. Bukan karena laga olahraga, melainkan karena terselenggaranya Gebyar UMKM dan Jalan Sehat Istimewa yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor.
Ribuan warga memadati area sejak pagi. Mereka datang untuk berolahraga bersama, mendukung produk lokal di pameran UMKM, sekaligus memanfaatkan layanan publik yang tersedia secara gratis dan praktis di lokasi.
Sebanyak 80 UMKM terpilih turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menampilkan aneka produk unggulan mulai dari kuliner khas Bogor, kerajinan tangan, hingga busana rumahan dan perlengkapan rumah tangga.
Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty, menyebut bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendekatan berbasis komunitas.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi pintu masuk untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Warga datang untuk sehat, tapi juga ikut menghidupkan UMKM,” ujar Sintha, Minggu (31/8/25).
Tak hanya itu, berbagai layanan publik juga tersedia, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga konsultasi usaha bagi pelaku UMKM.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang hadir secara langsung dan melepas peserta jalan sehat, menyambut baik antusiasme warga. Ia juga turut mengundi hadiah doorprize utama berupa kupon umrah.
“Selama suasana daerah kondusif, ekonomi akan terus bergerak, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan meningkat. Inilah semangat yang harus terus dijaga bersama,” ungkap Rudy.
Rudy Susmanto menambahkan, kawasan Pakansari akan terus dikembangkan menjadi ruang multifungsi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai pusat olahraga, tetapi juga sebagai sentra kegiatan produktif dan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Pembangunan akan dilakukan bertahap, sejalan dengan prioritas lain seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. Pakansari akan menjadi simbol masyarakat yang sehat dan mandiri,” tambahnya.
Kegiatan ini dinilai sukses mempertemukan unsur kesehatan, ekonomi, dan pelayanan publik dalam satu wadah. Sebuah sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan warga yang patut dikembangkan di masa depan. (**)






