Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Katar Kabupaten Bogor Gelar PKD-KT, Hergun: Ciptakan Instruktur Baru

badge-check


					Katar Kabupaten Bogor Gelar PKD-KT, Hergun: Ciptakan Instruktur Baru Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT) untuk mempersiapkan para pemuda yang berkualitas. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (2-3/8/25) bertempat di Gumati, Sukaraja.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan menyampaikan, PKD-KT ini bertujuan tidak hanya menjadikan pemuda yang berkualitas, tapi juga menciptakan instruktur baru dari para pengurus.

“PKD-KT ini bukan hanya meningkatkan kapasitas pengurus saja, tapi bagaimana kita ingin menciptakan instruktur baru. Karena ke depan kita akan PKD-KT di 40 Kecamatan,” kata Hergun sapaan akrabnya itu, Sabtu (2/8/25).

Para pengurus yang memiliki kepakaran khusus, akan didistribusikan untuk menjadi instruktur yang kompeten pada saat mengisi PKD-KT tingkat Kecamatan.

“Nanti akan dipilih, siapa yang memiliki kepakaran pada beberapa materi PKD-KT,” jelasnya.

Hergun menyebut, PKD-KT itu juga merupakan investasi masa depan bagi para pengurus dalam menghadapi bonus demografi dan tantangan global.

Menurut Hergun, peningkatan Sumberdaya Manusia (SDM) para pengurus itu, tidak akan langsung dirasakan, tapi akan bisa sangat dirasakan setelah beberapa tahun ke depan.

“PKD-KT ini dilaksanakan untuk menjawab bonus demografi, di 2030 nanti kita perlu diberikan peningkatan kualitas karena investasi SDM itu sangat penting. Kalau tahun ini kita bentuk, 5 atau 10 tahun mendatang akan dirasakan,” jelasnya.

Sebab, kata Hergun, pemuda yang tidak memiliki kapasitas dan kemampuan khususnya di masa depan akan memperpanjang pengangguran yang mengakibatkan kriminalitas.

“Kalau kita tidak siap dalam menghadapi bonus demografi maka akan timbul persoalan sosial baru. Kalau pemuda tidak punya kapasitas, maka timbul masalah baru yang namanya pengangguran, kalau ada pengangguran maka ada ada kemiskinan, kalau ada kemiskinan maka timbul masalah kriminalitas,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya