Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

News

Kereeen, Puskesmas Cijayanti Babakan Madang Perangi TB dengan TEBASS

badge-check


					Kereeen, Puskesmas Cijayanti Babakan Madang Perangi TB dengan TEBASS Perbesar

Puskesmas Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Perangi Tuberkulosis (TB) dengan TEBASS. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Puskesmas Cijayanti Kecamatan Babakan Madang berkomitmen untuk terus membasmi penyakit Tuberkulosis (TB) di wilayahnya melalui program inovatif Bersatu Memberantas Tuberkulosis Sampai Sembuh (TEBASS). Inovasi ini diinisiasi sebagai respon terhadap tantangan tingginya kasus TB.

Kepala Puskesmas Cijayanti, Fitria Istina Dewi mengungkapkan, dalam situasi yang menuntut kreativitas dan keberanian, kami memperkenalkan TEBASS sebagai upaya bersama dalam memberantas TB hingga tuntas. TEBASS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala TB dan pentingnya pengobatan yang tepat waktu.

“Kami berkomitmen untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat TB dengan memfokuskan pada penemuan kasus dini dan peningkatan cakupan pengobatan. TEBASS juga memfokuskan pada edukasi masyarakat tentang gejala TB dan pentingnya deteksi dini,” ungkap Fitria.

Fitria menjelaskan, program ini tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Cijayanti, tetapi juga melibatkan kader TB, perangkat desa, dan PMO (Pengawas Minum Obat) untuk memaksimalkan efektivitasnya, melalui sosialisasi dan penyuluhan secara intensif.

“Program ini tidak hanya mencakup penyuluhan melalui media sosial dan call center, tetapi juga melibatkan pengawasan minum obat oleh PMO untuk memastikan pasien TB menjalani pengobatan secara teratur,” jelas Fitria.

Ia juga menerangkan, pihaknya juga merancang sistem penyuluhan melalui call center dan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi kesehatan TB. Ia percaya kolaborasi lintas sektor dan komitmen dari seluruh komunitas adalah kunci keberhasilan TEBASS.

“Saya berharap program ini dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan penyakit menular seperti TB. Melalui perencanaan yang matang dan evaluasi berkala,” terangnya.

Fitria menambahkan, Puskesmas Cijayanti optimis dapat mencapai sasaran utama untuk menciptakan lingkungan bebas TB di wilayahnya. Tentunya dengan strategi yang terstruktur dan dukungan penuh dari komunitas. TEBASS akan menjadi langkah progresif dalam memerangi penyebaran TB.

“Dengan demikian, TEBASS tidak hanya menjadi upaya nyata dalam menanggulangi TB, tetapi juga menunjukkan komitmen Puskesmas Cijayanti dalam menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” tandas Fitria Istina Dewi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya