Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Kereeen, Puskesmas Jampang Kemang Luncurkan Si Kumbang Madu untuk Percepat Penurunan Stunting


					Kereeen, Puskesmas Jampang Kemang Luncurkan Si Kumbang Madu untuk Percepat Penurunan Stunting Perbesar

Puskesmas Jampang Kecamatan Kemang meluncurkan inovasi Si Kumbang Madu untuk mempercepat penurunan stunting. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Puskesmas Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, meluncurkan inovasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita secara Mandiri oleh Ibu (Si Kumbang Madu), untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bogor.

Inovasi Si Kumbang Madu adalah, suatu cara terobosan untuk membantu para ibu yang memiliki balita berupa menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan yang tersedia di rumah kader Posyandu atau pengurus RT dengan fasilitas Antropometri.

“Si Kumbang Madu ini dapat membantu para ibu ketika berhalangan hadir ke Posyandu, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan timbang berat badan dan pengukuran tinggi badan maksimal sampai hari ke-14 setelah hari buka Posyandu. Layanan ini terdapat di rumah kader terdekat atau pengurus RT,” ujar Kepala Puskesmas Jampang, Dini Srie Agustin.

Berdasarkan data dari Puskesmas Jampang bahwa, cakupan kunjungan anak balita yang datang dan di timbang di wilayah kerja Puskesmas Jampang pada tahun 2021 hanya sebesar 69% dari target 85%, sedangkan capaian indikator pelayanan kesehatan anak balita di Puskemas Jampang pada tahun 2021 sebesar 15,72% dari Target 100%.

Lanjut Dini Srie Agustin menyebutkan, rendahnya cakupan kunjungan anak balita yang datang dan di timbang hal ini akan beresiko terhadap meningkatkan angka kejadian stunting pada anak balita yang ada di tiga desa binaan wilayah kerja Puskesmas Jampang apabila kurang mendapatkan perhatian. Data pada tahun 2021 menunjukan kejadian Stunting di wilayah Puskesmas Jampang sudah menyentuh angka 7,99 % dari target prevalensi di Kabupaten Bogor tahun 2021 sebesar 9,9 % dan target 4,78 % di tahun 2022.

“Untuk itu perlu adanya inovasi untuk memecahkan permasalahan ini, adanya Inovasi Si Kumbang Madu ini diharapkan semua balita di wilayah kerja Puskesmas Jampang mendapatkan pemantauan tumbuh kembangnya sesuai standard dan dapat terhindar dari Stunting,” imbuhnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya