Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Kereeen, Puskesmas Jampang Kemang Luncurkan Si Kumbang Madu untuk Percepat Penurunan Stunting


					Kereeen, Puskesmas Jampang Kemang Luncurkan Si Kumbang Madu untuk Percepat Penurunan Stunting Perbesar

Puskesmas Jampang Kecamatan Kemang meluncurkan inovasi Si Kumbang Madu untuk mempercepat penurunan stunting. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Puskesmas Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, meluncurkan inovasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita secara Mandiri oleh Ibu (Si Kumbang Madu), untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bogor.

Inovasi Si Kumbang Madu adalah, suatu cara terobosan untuk membantu para ibu yang memiliki balita berupa menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan yang tersedia di rumah kader Posyandu atau pengurus RT dengan fasilitas Antropometri.

“Si Kumbang Madu ini dapat membantu para ibu ketika berhalangan hadir ke Posyandu, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan timbang berat badan dan pengukuran tinggi badan maksimal sampai hari ke-14 setelah hari buka Posyandu. Layanan ini terdapat di rumah kader terdekat atau pengurus RT,” ujar Kepala Puskesmas Jampang, Dini Srie Agustin.

Berdasarkan data dari Puskesmas Jampang bahwa, cakupan kunjungan anak balita yang datang dan di timbang di wilayah kerja Puskesmas Jampang pada tahun 2021 hanya sebesar 69% dari target 85%, sedangkan capaian indikator pelayanan kesehatan anak balita di Puskemas Jampang pada tahun 2021 sebesar 15,72% dari Target 100%.

Lanjut Dini Srie Agustin menyebutkan, rendahnya cakupan kunjungan anak balita yang datang dan di timbang hal ini akan beresiko terhadap meningkatkan angka kejadian stunting pada anak balita yang ada di tiga desa binaan wilayah kerja Puskesmas Jampang apabila kurang mendapatkan perhatian. Data pada tahun 2021 menunjukan kejadian Stunting di wilayah Puskesmas Jampang sudah menyentuh angka 7,99 % dari target prevalensi di Kabupaten Bogor tahun 2021 sebesar 9,9 % dan target 4,78 % di tahun 2022.

“Untuk itu perlu adanya inovasi untuk memecahkan permasalahan ini, adanya Inovasi Si Kumbang Madu ini diharapkan semua balita di wilayah kerja Puskesmas Jampang mendapatkan pemantauan tumbuh kembangnya sesuai standard dan dapat terhindar dari Stunting,” imbuhnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya