Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Kisah Pedih Calon Wakil Walikota Bogor Eka Maulana saat Lihat Rumah Warga yang Hampir Roboh


					Calon Wakil Walikota  Bogor, Eka Maulana mengaku miris saat melihat rumah yang ditempati oleh lansia nyaris ambrol di daerah Rancamaya, Bogor Selatan, Kota Bogor. ist Perbesar

Calon Wakil Walikota Bogor, Eka Maulana mengaku miris saat melihat rumah yang ditempati oleh lansia nyaris ambrol di daerah Rancamaya, Bogor Selatan, Kota Bogor. ist

BOGORISTIMEWA.com – Calon wakil Walikota Bogor Eka Maulana menghampiri rumah warga yang tidak layak huni, ketika sedang belusukan di daerah Rancamaya, Bogor Selatan. Mirisnya rumah tersebut sudah hampir roboh dan sangat membahayakan untuk ditinggali.

Ironi terjadi, rumah tersebut di tinggali pasangan lansia yang sudah cukup berumur. Kondisi itu memangil Eka Maulana meninjau rumah tersebut. Eka Maulana saat ini menjadi calon wakil walikota Bogor berpasangan Dokter Rayendra.

Dalam peninjauannya, Eka Maulana melihat-lihat kondisi rumah tersebut yang sudah sangat tidak layak huni. Hal tersebut diperparah kondisi rumah itu sudah hampir setengahnya tidak memiliki atap, bahkan beberpa ruangan sudah tidak beratap sampai-sampai ditutupi tumbuhan liar yang menjalar.

lebih mirisnya kedua pasangan lansia tersebut tidak bisa beristirahat dengan nyaman, bahkan ketika hujan beberapa ruangan habis dibanjiri air yang menggenang membuat pak Umar sampai beristirahat di dalam dapur.

menurut Pak (RT) pada 2018, Pak Umar sempat mendapatkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) namun bantuan tersebut terkendala kepemilikan surat tanah.

“Lurah, Babinsa, Babinnas juga sempat datang cuma terbentur dengan kepemilikan surat tanahnya itu,” ujar Pak RT.

Hal tersebut mengetuk hati Eka Maulana untuk membantu kedua lansia itu, seraya mengkritisi bantuan RLTH yang tidak kunjung bisa di terima oleh pasangan lansia tersebut.

“Miris ya miris, kita tidak tau kenapa tidak masuk dalam kriteria bantuan RLTH, Kedepannya pemerintah kota Bogor, dapat mengulurkan tangan dan lebih peduli terhadap rakyat kecil,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya