Kasubag UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi dan Atlet. (Ist)
BOGORISTIMEWA.com – Kebijakan latihan dua kali dalam sehari atau pagi dan sore mulai memberikan dampak positif kepada prestasi para atlet pelajar binaan UPT Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Dispora Kabupaten Bogor.
Sejak bulan Juli 2025 lalu, pengelola UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor mulai menerapkan latihan Pagi dan Sore atau sehari dua kali.
“Dampak positifnya sudah mulai terlihat sejak dilakukan program latihan pagi dan sore atau satu hari dua kali latihan untuk semua cabang olahraga yang ada di UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor,” ucap Kasubag UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi, Selasa (21/10/25).
Prestasi membanggakan yang diraih para atlet PPOPM Dispora Kabupaten Bogor belum lama ini adalah pada Kejurnas Atletik dan Taekwondo antar Sentra Pembinaan Olahragawan Muda (SPOM) se Indonesia yang digelar pada pekan lalu di Semarang, Jawa Tengah.
“Dalam kejurnas antar SPOM se Indonesia itu para atlet PPOPM Dispora Kabupaten Bogor dari cabor Atletik mendulang 3 emas, 6 perak dan 1 perunggu. Sementara cabor Taekwondo meraih 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu,” papar Hendrik Sulihadi.
Untuk cabor Atletik, Tim PPOPM menempati posisi tiga besar dari 32 daerah yang ambil bagian dan PPOPM Kabupaten Bogor berada dibawah SPOBNAS NTT (Peringkat 2) dan SMANOR Jatim (Peringkat 1).
“Intinya hasil latihan selama 2 kali dalam sehari yang dilakukan para atlet PPOPM sudah menunjukan hasil yang sangat signifikan” tegas Hendrik Sulihadi.
Ia optimis kedepannya para atlet UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor akan banyak yang menuai hasil yang sangat Istimewa dalam semua event yang diikuti baik skala regional Jabar, Nasional dan Internasional.
Hendrik menyebutkan, saat ini UPT PPOPM membina 155 atlet dari 14 cabang olahraga binaan. (Syahmid)






