Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Lewat Program Sekolah Rakyat, Mensos RI Siap Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Bogor

badge-check


					Lewat Program Sekolah Rakyat, Mensos RI Siap Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Bogor Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dalam rangka menangani kemiskinan ekstrem, program sekolah rakyat siap digulirkan di Kabupaten Bogor pada tahun 2025.

Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Saifullah Yusuf mengatakan bahwa program sekolah rakyat siap digulirkan pada tahun ini.

“Dimulai tahun ini (2025) dengan melihat situasi dan kondisinya, mungkin ada dimulai dari SMA, SMP, dan SD,” ujar Saifullah Yusuf kepada wartawan di Sekretariat Daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis, 13 Maret 2025.

Nantinya, program itu dikhususkan untuk anak-anak miskin atau miskin ekstrem.

“Jadi, mereka yang sekolah di situ harus berada di data tunggal sosial ekonomi sekaligus desil satu desil dua,” ucapnya.

Adapun, para siswanya nanti tidak akan dikenakan biaya alias gratis.

“Sekolah ini berasrama, gratis mulai dari baju, peralatan sekolahnya, maupun keperluan-keperluan lainnya seperti makan dan minum ditanggung oleh pemerintah,” tuturnya.

Sementara untuk kurikulum belajarnya, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu akan menggunakan jenis sekolah unggulan.

“Kurikulum sekolah unggulan. Jadi, ini lagi dibahas, lagi dikombinasikan untuk membandingkan satu dengan yang lain, tetapi ini acuannya sekolah unggulan,” paparnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul berharap dengan adanya program tersebut bisa mengatasi persoalan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bogor.

“Kita asumsikan sekarang satu kabupaten satu (sekolah rakyat) aja misalnya. Provinsi juga memiliki sendiri satu atau dua (sekolah rakyat), tapi target kami antara 20 sampai 30,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya