BOGORISTIMEWA.com – Dalam rangka menajamkan serta mencermati usulan desa untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kecamatan Kemang menggelar Ekspose RAPBDes 2026 di Zona Madina Dompet Dhuafa, Selasa (2/12/2025).
Sekretaris Camat Kemang, Budi Riva, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya di bidang pengelolaan keuangan. Menurutnya, RAPBDes memuat seluruh program dan kegiatan desa yang pembiayaannya bersumber dari APBDes.
“Setelah desa menyusun RAPBDes, melalui pembahasan dalam expose ini kita menajamkan dan mencermati kembali usulan masing-masing desa. Ini tentu menjadi masukan bagi mereka dalam rangka penyempurnaan program di tahun depan,” ujarnya.
Budi juga memaparkan beberapa program prioritas sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Bogor. Program tersebut meliputi digitalisasi desa, penanganan persampahan, penanggulangan bencana, program satu desa satu sarjana, serta dukungan terhadap koperasi Merah Putih.
Sementara itu, Kepala Desa Kemang, Entang Suana, yang hadir bersama para kepala desa lainnya, menyampaikan evaluasinya terkait pelaksanaan expose tersebut. Kegiatan ini dihadiri delapan desa serta perwakilan LPM dan BPD.
Namun Entang mengeluhkan kurangnya antusiasme peserta. “Saat pemaparan desa pertama hingga ketiga, masih banyak yang mendengarkan. Tapi ketika desa berikutnya giliran menyampaikan, banyak peserta yang keluar ruangan,” ungkapnya.
Ia mempertanyakan efektivitas pelaksanaan expose tingkat kecamatan jika peserta tidak sepenuhnya mengikuti. Entang kemudian mengusulkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di masing-masing desa.
“Kalau expose bertujuan menyampaikan rencana kegiatan, desa lain kan tidak memiliki kepentingan langsung. Maka saya usulkan kepada Pak Sekcam agar expose dilakukan di desa saja. Dengan begitu kita bisa mengundang tokoh masyarakat dan pihak lainnya, sehingga masyarakat mengetahui rencana kegiatan desa,” tutup Entang. (Dyn)






