Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Pemkab Bogor Berhasil Tekan Angka Stunting jadi 7,59 Persen Dalam 1 Tahun

badge-check


					Pemkab Bogor Berhasil Tekan Angka Stunting jadi 7,59 Persen Dalam 1 Tahun Perbesar

Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri saat memperingati Hari Gizi Nasional ke-65 tingkat Kabupaten Bogor, di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (2/2/25). (Foto: Dok Diskominfo)

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil menekan angka prevalensi stunting menjadi 7,59 persen. Hal ini diungkapkan, Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri pada peringatan Hari Gizi Nasional ke-65 tingkat Kabupaten Bogor, di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (2/2/25).

Bachril Bakri mengungkapkan, berdasarkan data SSGI tahun 2024, Pemkab Bogor dapat menekan angka prevalensi stunting menjadi 7,59 persen. Dari tahun sebelumnya berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 sebesar 27,6 persen.

“Artinya dalam kurun waktu satu tahun kita dapat menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 20 persen lebih, tentunya pencapaian luar biasa ini harus kita syukuri dan apresiasi,” ungkap Bachril.

Bachril menjelaskan, hal ini menunjukkan berbagai program strategis seperti Rumah Cegah Stunting (Ceting), gerakan orang tua asuh anak stunting, sekolah pranikah, program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan, dan berbagai program lainya sudah berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

“Saya berharap semua program strategis tersebut dapat dilanjutkan dan ditingkatkan secara berkesinambungan,” ujar Bachril.

Bachril menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, instansi pemerintah, tenaga kesehatan, sektor swasta dan dunia usaha, akademisi, komunitas masyarakat serta seluruh stakeholder terkait di bidang kesehatan.

Baik yang ada di tingkat kabupaten, kecamatan sampai di desa dan kelurahan khususnya dalam upaya penanganan permasalahan gizi.

“Dengan kolaborasi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mewujudkan cita cita kita bersama, yakni “Kabupaten Bogor bebas stunting,” kata Bachril.

Pada momentum Hari Gizi Nasional yang ke-65 tingkat Kabupaten Bogor, Bachril juga menyampaikan, saat ini Kabupaten Bogor tengah menjadi pilot project program makan bergizi gratis, yang merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam mewujudkan salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Untuk itu saya minta kepada seluruh pihak agar dapat mendukung secara penuh program tersebut, integrasikan dengan program strategis di Kabupaten Bogor,” tandas Bachril.

Untuk diketahui, Hari Gizi Nasional yang ke-65 tahun 2025 mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat”, dimana pesan yang dibawa ialah untuk mengingatkan kita semua bahwa gizi bukan hanya soal konsumsi makanan yang cukup, tetapi juga soal kualitas makanan yang kita pilih.

“Saya minta kepada seluruh pihak agar dapat mendukung secara penuh program tersebut, integrasikan dengan program strategis di Kabupaten Bogor,” tutur Bachril Bakri. (Ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya