Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Perbaikan Longsor di Batutulis di Kebut, Dedie Rachim Berharap Akses Roda Dua Berfungsi Akhir Juli

badge-check


					Perbaikan Longsor di Batutulis di Kebut, Dedie Rachim Berharap Akses Roda Dua Berfungsi Akhir Juli Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen dalam merespons cepat dan tuntas bencana longsor yang terjadi di wilayah Batutulis.

Melalui koordinasi bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), saat ini proses perbaikan struktur penahan tanah dan saluran drainase tengah berlangsung intensif di lokasi underpass.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan keamanan struktur di sekitar kawasan underpass Batutulis serta mencegah potensi bencana serupa di masa mendatang.

“Kami terus memantau progres pekerjaan perbaikan longsor di Batutulis yang dikerjakan oleh BTP. Tiga fokus utama saat ini adalah pengerjaan pondasi pancang untuk beronjong, pembangunan beronjong dan saluran U-Ditch, serta perapihan tanah di area underpass,” ungkap Dedie Rachim, Kamis (3/7/25).

Sebagai bagian dari percepatan normalisasi aktivitas warga, Dedie Rachim juga menyampaikan harapannya agar akses sementara untuk kendaraan roda dua menuju underpass Batutulis dapat mulai dibuka pada akhir Juli ini.

“Kami memahami kebutuhan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap akses sementara untuk roda dua dapat difungsikan kembali pada akhir bulan ini,” imbuhnya.

Di sisi lain, proses pengadaan tanah untuk pembangunan trase baru juga terus berjalan. Pemkot Bogor kini memasuki tahapan penganggaran dan penyelesaian desain teknis untuk trase tersebut, dengan harapan penanganan pembangunan dapat segera dieksekusi tahun ini.

“Kami sedang mempercepat proses penganggaran dan penyusunan desain teknis trase baru, agar penanganan jangka panjang dapat dilakukan tahun ini juga. Kami ingin solusi yang komprehensif, bukan sekadar tambal sulam,” jelas Dedie Rachim.

Sinergi antara Pemkot Bogor dan BTP menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian masalah ini.

Pemkot Bogor pun berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan warga serta membangun infrastruktur kota yang lebih tangguh dan adaptif terhadap kondisi alam. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026

5 Maret 2026 - 10:30 WIB

Trending di Bogor Raya