Menu

Mode Gelap
PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi

Bogor Raya

Sebabkan Jalan Kotor dan Berdebu, Pul Truk di Jalan Raya Narogong Klapanunggal Tuai Protes

badge-check


					Sebabkan Jalan Kotor dan Berdebu, Pul Truk di Jalan Raya Narogong Klapanunggal Tuai Protes Perbesar

Klapanunggal, BogorUpdate.com – Puluhan warga dan pengguna jalan mengeluhkan keberadaan pul truk di Jalan Raya Narogong, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Pasalnya, aktivitas keluar-masuk kendaraan berat dari lokasi tersebut menyebabkan jalan menjadi kotor dan berdebu, hingga mengganggu ketertiban umum.

Wawan, salah satu pengguna jalan, menyampaikan keluhannya. Ia mengatakan bahwa jalan menjadi licin saat hujan dan sangat berdebu saat cuaca panas. Akibat keluar masuk kendaran dari pul truk yang berada dipinggir jalan raya Narogong Desa Nambo.

“Kalau panas, jalanan jadi ngebul karena tanah dari truk nempel dan jatuh ke jalan. Kalau hujan, jadi becek. Sangat mengganggu, apalagi saat jam sibuk,” ujar Wawan, Rabu (23/7).

Pul truk yang diduga belum memiliki infrastruktur memadai itu membuat warga resah. Mereka khawatir selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Desa Nambo, Nanang, menyatakan pihaknya telah mengambil langkah dengan menegur pengurus pul. Ia meminta agar pengelola segera melakukan perbaikan, terutama pengerasan atau pengerasan jalan di dalam area pul yang masih berupa tanah.

“Sudah kami tegur secara langsung. Kami minta segera benahi pul-nya. Banyak warga juga yang datang ke kantor desa menyampaikan keresahan karena tanah yang terbawa truk bikin jalan ngebul dan kotor,” jelas Nanang.

Nanang menambahkan bahwa pihak desa akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan ini segera mendapat penanganan. Ia juga berharap pihak pengelola pul dapat lebih bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dari operasionalnya. (Gus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Trending di Bogor Raya