Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Sekda Ajat Lakukan Sidak ke Bapenda dan Disdukcapil, Pantau Kesiapan Survei Penilaian Integritas KPK

badge-check


					Sekda Ajat Lakukan Sidak ke Bapenda dan Disdukcapil, Pantau Kesiapan Survei Penilaian Integritas KPK Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika didampingi Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kamis (16/10).

Sidak ini untuk memastikan Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjalan baik, sesuai arahan Bupati Bogor.

Untuk diketahui, Survei Penilaian Integritas (SPI) adalah survei nasional yang diselenggarakan oleh KPK untuk memotret integritas lembaga publik (dicerminkan oleh Indeks Integritas Nasional) berdasarkan pengalaman dan persepsi masyarakat (pengguna layanan), pegawai, serta ekspert (ahli).

SPI merupakan media partisipasi publik dalam pencegahan korupsi, dengan mendorong perbaikan layanan dan tata kelola instansi melalui masukan langsung dari publik. Dengan mengikuti SPI, masyarakat turut berperan aktif dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, hari ini ia melakukan inspeksi mendadak ke beberapa dinas, yakni Disdukcapil dan Bapenda. Kami sengaja datang ke sini, untuk melihat progress peningkatan yang telah dilakukan terhadap Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK.

“Beberapa waktu lalu, Bapak Bupati telah menginstruksikan kepada kami untuk meningkatkan peran serta, baik secara internal melalui penilaian dari hasil kerja, maupun secara eksternal melalui respons masyarakat terhadap survei integritas ini,” jelas Ajat.

Ajat menuturkan, untuk penilaian dari eksternal, kami juga telah memasang banner berisi barcode SPI di loket-loket pelayanan. Ajat melihat teman-teman dari Bapenda proaktif mendampingi dan membantu masyarakat untuk mengisi survei tersebut, sehingga berminat untuk mengisinya.

“Alhamdulillah, pada kesempatan ini, kami melihat kemajuan signifikan di Bapenda. Skor SPI internal yang sebelumnya berada di posisi 57%, kini telah mencapai 91%. Ini adalah bukti responsifnya kita terhadap arahan Bapak Bupati. Terima kasih, Bapak Bupati, atas perhatiannya,” ujar Ajat.

Ajat mengajak kepada seluruh ASN untuk berperan aktif terhadap SPI tahun 2025 ini. Tunjukkan bahwa survei ini penting untuk integritas kita, apalagi ini dikawal langsung oleh KPK. Dan semoga masyarakat juga semakin antusias karena kita menunjukkan semangat yang sama.

“Terima kasih bagi yang sudah gercep (gerak cepat) dalam meningkatkan skor SPI kita. Semoga kedepannya Pemkab Bogor semakin transparan, dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas layanan, karena kita berkomitmen pada integritas,” tandas Ajat.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah mengungkapkan, kami berinovasi untuk memaksimalkan pengisian SPI eksternal oleh masyarakat. Karena sebelumnya, partisipasi dari pengguna layanan dinilai belum maksimal, terutama karena barcode pengisian yang ada di banner itu statis.

“Kami menyadari, jika barcode hanya diam dalam bentuk banner atau di dinding, ketertarikan masyarakat agak berkurang,” ungkap Renaldi.

Renaldi menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, Disdukcapil yang memiliki delapan gerai pelayanan, termasuk di UPT dan MPP , kini menerapkan dua inovasi utama. Pertama, petugas membawa banner ber-barcode SPI dan secara proaktif mendekati warga di ruang tunggu untuk meminta kesediaan mengisi survei.

“Kedua, Disdukcapil menerapkan kebijakan bahwa layanan akan diproses segera setelah warga menunjukkan tanda centang konfirmasi bahwa mereka telah selesai mengisi survei,” kata Renaldi.

Ia menerangkan, upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak hanya memindai (scan) saja, tetapi benar-benar mengisi survei sampai selesai. Tanda centang itu menjadi bukti partisipasi aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya