Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Sekda Ajat Serahkan Penamaan DOB Bobar dan Botim kepada Masyarakat

badge-check


					Sekda Ajat Serahkan Penamaan DOB Bobar dan Botim kepada Masyarakat Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespon usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait rekomendasi penamaan calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat (Bobar) dan Bogor Timur (Botim).

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi mengaku tidak setuju dengan penamaan Kabupaten Bogor Barat dan Timur dalam rencana pemekaran kedua wilayah tersebut.

Sebab, Dedi ingin kedua wilayah yang akan dimekarkan tersebut memiliki identitas kesundaan dan sejarah.

Dalam hal itu, Dedi mengusulkan di wilayah Barat menjadi Kabupaten Jasinga. Sedangkan di wilayah Timur menjadi Kabupaten Jonggol atau Sangga Buana.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa usulan penamaan kedua wilayah tersebut hanya sekadar pendapat bukan kebijakan.

“Itu kan baru pendapat, belum kebijakan,” ujar Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Senin, (14/4/25).

Ajat menyebut, perubahan nama itu bisa terjadi saat pembuatan blueprint yang dilakukan Pemkab Bogor. Namun, harus dengan rekomendasi dari masyarakat bukan Gubernur Jawa Barat.

“Bisa dirubah bisa tidak, tergantung masyarakatnya. Kita fasilitasi pak Bupati, yang penting bukan tentang bagaimana namanya (tapi) bagaimana DOB-nya,” ucapnya.

Menurut Ajat, urgensitas penamaan itu tidak terlalu penting karena saat ini fokusnya tertuju pada pembangunan fasilitas di dua wilayah tersebut.

“Kita harus ada langkah membangun sesuai dengan konsen tadi. Jadi DOB jalannya dibenerin, ada beberapa perencanaan kawasan pusat pemerintahan itu yang penting, ada langkah,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya