Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Sepi Pengunjung, Ketua DPRD Sastra Winara Soroti Pengelolaan Hotel Sayaga dan Rest Area Gunung Mas

badge-check


					Sepi Pengunjung, Ketua DPRD Sastra Winara Soroti Pengelolaan Hotel Sayaga dan Rest Area Gunung Mas Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Persoalan sepinya Rest Area Gunung Mas di Puncak dan mangkraknya pembangunan Hotel Sayaga di Cibinong, nampaknya menjadi atensi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengatakan bahwa Rest Area yang merupakan tempat bagi para pedagang untuk mencari nafkah harus betul-betul dikelola secara maksimal dan terstruktur.

“Tentu Sayaga harus bisa bersosialisasi kepada masyarakat (agar) bisa menggaet para wisatawan bisa datang ke situ, dengan cara seperti (berkoordinasi dengan) pemerintah daerah bagaimana Rest Area ini bisa hidup,” ujar Sastra Winara kepada wartawan, Kamis, (24/4/25).

Dalam hal itu, Sastra pun menyoroti biaya parkir yang dinilai kelewat tinggi sehingga menjadi salah satu pemicu sepinya wisatawan malas mampir ke Rest Area.

“Tentu coba kami lihat, kami tanyakan seperti apa karena secara teknis kami ga terlalu paham (karena) kalau Rest Area kan dikelola oleh Sayaga,” cetusnya.

Oleh karena itu, Sastra ingin Sayaga dan Pemerintah Daerah (Pemda) bisa berkoordinasi dalam melakukan penataan agar tempat tersebut berjalan maksimal.

“Karena ini kan ratusan orang yang berdagang, jangan sampai nanti balik lagi ke tempat itu (lapak yang sebelumnya digusur) karena ini kan urusannya perut,” tuturnya.

“Pemerintah Daerah harus selektif, harus berhati-hati (dalam penataannya) supaya Rest Area ini bisa ramai dan bisa nyaman bagi para pengunjung,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sastra berharap Pemda bisa lebih gencar untuk bisa berkoordinasi dengan para tokoh setempat agar Rest Area bisa ramai wisatawan.

“Tentu dengan semangat baru pak Bupati dan Wakil Bupati Bogor, ke depan harus betul-betul dikaji dulu harus dimintain saran ke tokoh Bogor bagaimana di Rest Area dan Hotel (Sayaga Cibinong) supaya hidup (ramai dan menguntungkan),” harapnya.

“Saya percaya niat untuk mendirikan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) pasti supaya Pemerintah Daerah dapat profit, makanya Bupati dan Wakil Bupati bisa menempatkan orang-orang yang hebat di BUMD,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya