Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Sudah Hancur, Dispora Kabupaten Bogor Minta Manajemen Persikabo 1973 Diisi Orang yang Faham Bola

badge-check


					Sudah Hancur, Dispora Kabupaten Bogor Minta Manajemen Persikabo 1973 Diisi Orang yang Faham Bola Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Nasib miris dialami tim sepak bola kebanggaan warga Bogor, Persikabo 1973 yang telah hancur lebur di Liga Indonesia.

Seperti diketahui, Persikabo 1973 hancur lebur usai terdegradasi secara beruntun setiap musimnya dari Liga 1, Liga 2, hingga ke Liga 3.

Salah satu faktornya yakni ketidakbecusan manajemen dalam mengelola keuangan, sehingga berdampak ke ruang ganti tim yang mengalami perpecahan.

Bahkan, disebut-sebut ada dugaan bahwa manajemen Persikabo 1973 terlibat match fixing atau pengaturan skor yang membuat Laskar Padjajaran kalah di sepanjang kompetisi dan terdegradasi ke Liga 3.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung langkah Persikabo 1973 yang saat ini sedang hancur lebur.

Namun, menurut dia, dukungan itu perlu dibarengi dengan pihak Persikabo 1973 yang juga harus membenahi jajaran manajemen yang telah rusak.

“Sekarang Persikabo ini kan degradasinya sudah jauh nih dari Liga 1 nurun menjadi Liga 3, artinya kita akan support tapi dibenahi dulu di Persikabo-nya. Jadi, jangan sampai nanti kita support (tapi) di manajemennya kurang greget,” ujar Asnan kepada wartawan di kawasan Cibinong, Senin, (21/4/25).

Asnan menyebut Persikabo 1973 yang saat ini telah rusak, sehingga perlu pembenahan secara menyeluruh terhadap orang-orang yang berada di bagian manajemen.

“Sebetulnya Persikabo itu sudah banyak kelonggaran di kita, seperti dipakenya homebase di (Stadion) Pakansari kita sudah (support) cuma kan dari hari ke hari setiap pertandingan gak ada kemajuan,” bebernya.

Oleh karena itu, Asnan berharap ke depan Persikabo 1973 diisi oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya.

“Saya ingin juga yang megang Persikabo ke depan itu ya minimal orang-orang Kabupaten Bogor yang faham bola, termasuk pemain-pemainnya (dengan tidak menghilangkan pemain asli Bogor),” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya