Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Tiak Punya BPJS Kesehatan, Bocah Penderita Gizi Buruk di Parung Panjang Meninggal

badge-check


					Tiak Punya BPJS Kesehatan, Bocah Penderita Gizi Buruk di Parung Panjang Meninggal Perbesar

Ahmad Maulana (9) seorang bocah penderita gizi buruk di Kampung Somang, Desa Parung Panjang saat pendapat perawatan di Rumah Sakit. (Foto: istimewa)

BOGORISTIMEWA.com – Ahmad Maulana (9) seorang bocah penderita gizi buruk di Kampung Somang, Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor meninggal dunia.

Aktivis Kesehatan Bogor, Uun Desi mengatakan bahwa orang tua dari bocah tersebut yakni Jaenudin (40), dan Nurmi (31) tidak terdaftar sebagai penerima Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Penerima Bantuan Iuran (BPJS PBI) yang diperuntukkan warga pra sejahtera.

“Pasangan suami istri itu tidak punya BPJS kesehatan, jaminan kesehatan untuk fakir yang dibayar pemerintah belum terdaftar,” ujar Uun Desi dalam keterangannya, Senin (27/1/25).

Menurut Desi, kedua orang tua Maulana masih pra sejahtera atau membutuhkan bantuan pemerintah karena tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Saya diminta mengantarkan anak Maulana ke RSUD Tangerang karena tidak punya biaya ongkos kesana,” ucapnya.

“Setelah 23 hari menjalani perawatan, Maulana usianya 9 tahun meninggal dunia di RSUD tangerang,” tambahnya.

Lebih mirisnya lagi, Desi mengungkapkan saat dirinya mengantar Maulana ke RSUD Tangerang bahwa kedua orang tuanya tidak mampu hanya untuk membayar ongkos.

“Maulana ini menjalani perawatan di RSUD Tangerang itu menggunakan BPJS Mandiri, mereka itu tidak punya BPJS kesehatan PBI,” ungkapnya.

“Mereka (orang tua Ahmad Maulana) berharap keluarganya bisa masuk BPJS kesehatan yang gratis dan PKH (Program Keluarga Harapan), bantuan-bantuan sosial yang gratis,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya