Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Uncategorized

Warga Cicerewed Trauma Banjir, DPRD Kabupaten Bogor Siap Panggil Pengembang

badge-check


					Warga Cicerewed Trauma Banjir, DPRD Kabupaten Bogor Siap Panggil Pengembang Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Hujan lebat yang kembali mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Sabtu (14/2/2026) sore memicu kecemasan bagi warga Kampung Cicerewed RT 04/RW 01, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang.

Bagi mereka, hujan bukan sekadar fenomena alam, tetapi pengingat trauma akibat banjir besar yang terjadi beberapa hari lalu.

Seorang warga berinisial A menceritakan bahwa setiap kali langit gelap dan hujan mulai turun, ketakutan lama kembali muncul. “Kalau hujan begini pasti kepikiran lagi. Takut air naik seperti kemarin, apalagi datangnya cepat sekali,” ujarnya.

Banjir sebelumnya tidak hanya merendam rumah dan merusak perabotan, tetapi juga meninggalkan tekanan psikologis. Beberapa warga memilih tetap terjaga sepanjang malam, memantau kondisi saluran air dan debit sungai di sekitar lingkungan mereka.

Langkah antisipasi mandiri kini menjadi rutinitas baru: saling memberi informasi, menjaga lingkungan tetap bersih, dan memastikan saluran air tidak tersumbat.

Penumpukan sedimentasi di Kali Cijayanti menjadi salah satu penyebab warga waspada.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, M. Irvan Maulana, menegaskan bahwa persoalan banjir di Desa Cijayanti memerlukan penanganan menyeluruh.

Ia menyebutkan bahwa kawasan perumahan Citra City Sentul memiliki sistem tata air yang diduga berkontribusi pada meluapnya air ke pemukiman warga.

“Kami akan memanggil pihak Citra City untuk meminta penjelasan. Jika ditemukan perizinan belum lengkap, tindakan tegas akan dilakukan melalui agenda Komisi I DPRD,” jelas Ipeck saat ditemui di sela-sela pembagian sembako di Kantor Desa Cijayanti.

Menurut Ipeck, pembangunan fasilitas penampungan air, seperti kolam retensi atau danau buatan, perlu diprioritaskan agar aliran air dari perumahan tidak langsung mengarah ke rumah warga.

Sementara itu, warga berharap pemerintah kabupaten segera menormalisasi sungai dan melakukan penataan lingkungan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Pejabat Baru Hadirkan Inovasi dalam Pelayanan

27 Februari 2026 - 20:50 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara: Tiga Sektor Ini Harus Jadi Fokus Pembangunan Kabupaten Bogor

27 Februari 2026 - 15:37 WIB

Reses Dapil IV: DPRD Kabupaten Bogor Catat Masukan Warga untuk Program Pembangunan

11 Februari 2026 - 14:02 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara: Aspirasi Warga Jasinga Akan Dibahas Lintas Sektor

10 Februari 2026 - 18:25 WIB

Reses DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1, Fokus pada Aspirasi Sosial dan Pendidikan

10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Trending di Uncategorized