Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Wujudkan 1 Desa 1 Hektare, Polsek dan Pemdes Kemang Tanam Jagung Hibrida

badge-check


					Wujudkan 1 Desa 1 Hektare, Polsek dan Pemdes Kemang Tanam Jagung Hibrida Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Polsek Kemang Polres Bogor bersama para kepala desa se-Kecamatan Kemang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kali ini, jajaran Polres Bogor bersama kepala desa melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal IV tahun 2025 dengan menggarap 8 hektare lahan di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, pada Jumat (24/10/2025).

Kapolsek Kemang, Kompol Mohammad Taufik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman jagung yang dipusatkan di wilayah Desa Pabuaran.

“Penanaman ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan swasembada jagung nasional,” ujar Taufik kepada BogorUpdate.com.

Sementara itu, Kepala Desa Kemang sekaligus Ketua HKTI Kabupaten Bogor, Entang Suana, menuturkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian, Gapoktan, para kepala desa, serta jajaran kepolisian di Kecamatan Kemang.

“Hari ini kita mendukung program ketahanan pangan jagung hibrida di Kabupaten Bogor. Untuk Kecamatan Kemang, terdapat delapan desa yang berpartisipasi dengan total delapan hektare lahan. Ini bagian dari program 1 Desa 1 Hektare untuk mendukung swasembada jagung nasional,” jelas Entang.

Ia juga menerangkan bahwa jagung hibrida yang ditanam memiliki masa panen antara 95 hingga 100 hari. Proses pemupukan dilakukan dua kali menggunakan pupuk NPK, Urea, serta pupuk kandang sebagai dasar.

“Panen jagung nanti akan ditampung oleh Bulog. Kami sudah bekerja sama agar hasil panen dari para petani di Kabupaten Bogor terserap dengan baik. Sebagai Ketua HKTI, saya sangat mendukung kegiatan nasional seperti ini,” pungkas Entang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya