Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pemkab Komitmen Jadikan Bogor Sebagai Kabupaten Ramah Anak, Bukan Sekedar Slogan

badge-check


					Pemkab Komitmen Jadikan Bogor Sebagai Kabupaten Ramah Anak, Bukan Sekedar Slogan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmen untuk menjadikan wilayahnya sebagai Kabupaten Ramah Anak yang nyata, bukan sekadar slogan. Hal ini disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda), Ajat Rochmat Jatnika saat mewakili Bupati Bogor membuka acara peringatan peringatan HARI ANAK NASIONAL (HAN) ke-41 tingkat Kabupaten Bogor tahun 2025, di Gedung Tergar Beriman, Jumat (8/8/25).

Kegiatan puncak HAN ke-41 ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengedukasi, serta cerita-cerita kepahlawanan sebagai bentuk pendekatan yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.

Hari anak nasional yang diselenggarakan setiap tahunnya, merupakan momentum untuk mengkampanyekan pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Tahun ini, peringatan hari anak nasional yang ke-41, mengusung tema “anak hebat, indonesia kuat menuju indonesia emas 2045” dengan tagline “anak indonesia, kita bersaudara”.

Melalui peringatan HAN ke-41, Pemkab Bogor menegaskan komitmen untuk terus memperkuat perlindungan anak dan menjadikan Kabupaten Bogor sebagai tempat yang layak bagi anak-anaknya untuk tumbuh dan berkembang.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, Bupati Bogor telah memberikan ruang dan perhatian yang besar untuk pemenuhan hak anak. Oleh karena itu, semua pihak diminta bergerak bersama, mulai dari dunia pendidikan, pelaksanaan program, pengawasan, hingga kolaborasi lintas sektor.

“Kabupaten Bogor harus menjadi Kabupaten Ramah Anak bukan hanya dalam slogan, tetapi masuk dalam program kegiatan, dan penganggaran yang jelas,” jelas Ajat.

Ajat mengajak seluruh pihak untuk peka dan memiliki empati terhadap permasalahan anak. Ia mengajak semua stakeholder menggunakan hati dan pikiran untuk mencari solusi, serta melihat potensi anak-anak sebagai generasi penerus yang akan membawa kebaikan bagi Kabupaten Bogor di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya