Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

JPO Paledang Dibongkar, Pemkot Bogor Siapkan Zebra Cross dan Pelican Crossing

badge-check

JPO Paledang Dibongkar, Pemkot Bogor Siapkan Zebra Cross dan Pelican Crossing Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kota Bogor akan segera membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang yang selama ini menjadi akses utama pejalan kaki di sekitar Stasiun Bogor.

Langkah ini diambil setelah hasil penilaian menunjukkan bahwa struktur JPO tersebut sudah tidak layak dan berisiko membahayakan keselamatan warga.

“Banyak masukan dari masyarakat agar JPO ini diperbaiki, tapi kami harus menunggu hasil penilaian konstruksi. Ternyata hasilnya menyatakan tidak layak, jadi harus dibongkar,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat meninjau JPO Paledang, Rabu (20/8/2025).

Pembongkaran akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan PT KAI, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perhubungan. Pemkot juga tengah merancang jalur penyeberangan alternatif bagi pejalan kaki, seperti pelican crossing, zebra cross dengan lampu lalu lintas, atau penempatan petugas, seperti yang diterapkan di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta.

“Kalau JPO dihapus, kami akan pastikan penggantinya tetap aman dan nyaman. Ini jadi tanggung jawab bersama, agar keselamatan pejalan kaki tetap terjaga,” tambah Dedie.

Ia juga menyoroti tingginya volume penumpang KRL di Stasiun Bogor yang mencapai 100 ribu orang per hari, dengan frekuensi keberangkatan setiap lima menit. Saat ini, lebih dari 70% penumpang sudah menggunakan akses Alun-alun Bogor, sedangkan sisanya masih melewati Jalan Mayor Oking.

Dedie menekankan bahwa pembongkaran JPO bukan berarti masyarakat kehilangan akses. Konsep penataan ulang tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki, sesuai standar kota modern.

“Di kota-kota maju, pejalan kaki itu prioritas. Kendaraan harus mengalah. Edukasi ini penting agar kita menghargai sesama, karena bisa jadi yang menyeberang adalah keluarga kita sendiri,” tegas Dedie.

Material JPO yang masih layak pakai akan dipertimbangkan untuk dimanfaatkan kembali. Proses administrasi penghapusan aset juga tengah dikaji agar pembongkaran bisa dilakukan dengan aman dan sesuai aturan. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya