Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Pemdes Singasari Fokus Tangani Stunting, Targetkan Zero Kasus

badge-check


					Pemdes Singasari Fokus Tangani Stunting, Targetkan Zero Kasus Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun 2026 serta Daftar Usulan RKPDES 2027.

Kegiatan ini berlangsung di aula kantor Desa Singasari pada Jum’at (29/8/25).

Acara dihadiri oleh Muspika Jonggol, Kepala Desa Singasari, perangkat desa, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta kader PKK.

Kepala Desa Singasari, Euis Sujana, menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbangdes, pihaknya telah melakukan pra-musrenbang untuk merumuskan berbagai usulan pembangunan dari warga.

“Dalam pra-musrenbang, sudah disusun berbagai usulan mulai dari infrastruktur hingga program lain yang menjadi kebutuhan warga. Namun saat ini kita belum bisa menentukan pagu anggaran, karena Musrenbangdes masih sebatas pengusulan. Nantinya akan dipilih program yang menjadi skala prioritas sesuai hasil kesepakatan bersama,” ucap Euis Sujana

Selanjutnya Ia juga mengatakan, selain pembangunan infrastruktur, Pemdes Singasari juga memberikan perhatian khusus pada isu penanganan stunting yang menjadi program prioritas nasional.

“Rembuk stunting menjadi fokus utama di desa. Dari data yang ada, di Singasari hanya terdapat dua kasus stunting. Meski begitu, ini tetap menjadi perhatian kami dengan target zero stunting. Program seperti pemberian makanan tambahan (PMT) dan posyandu sudah rutin dijalankan sejak beberapa tahun lalu,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong dalam membangun desa.

“Harapan saya, mari kita bersama-sama membenahi dan membangun Singasari. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga. Pembangunan ini bukan hanya bicara tentang pemerintah desa, tetapi tentang seluruh masyarakat Singasari,” pungkasnya.

Dengan adanya Musrenbangdes ini, Pemdes Singasari berharap setiap program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus membawa desa menuju arah yang lebih maju dan sejahtera. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya