Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Jadi Pilar Penting Ekonomi Masyarakat, Sekda Ajat Minta Dekranasda Dorong UMKM Agar Naik Kelas

badge-check


					Jadi Pilar Penting Ekonomi Masyarakat, Sekda Ajat Minta Dekranasda Dorong UMKM Agar Naik Kelas Perbesar

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat menghadiri pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Bogor periode tahun 2025-2030. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menghadiri pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bogor periode tahun 2025-2030. Pada kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan, agar Dekranasda dapat mendorong UMKM agar naik kelas.

Pengurus periode tahun 2025-2030 dilantik langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, di Gedung Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (19/9/25).

Sekda Ajat menyampaikan, Kabupaten Bogor memiliki banyak potensi, bila dikelola dengan baik, tidak hanya memperkuat pariwisata dan identitas budaya tetapi juga melahirkan kerajinan unggulan yang mampu menopang perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“UMKM adalah pilar penting ekonomi masyarakat, Kita ingin pelaku UMKM di Kabupaten Bogor bisa naik kelas, memiliki produk berkualitas tinggi, bernilai ekonomi, dan berdaya saing,” ujar Ajat.

Ajat menjelaskan, Dekranasda hadir sebagai wadah penting untuk menghimpun seluruh pemangku kepentingan di bidang seni dan kerajinan. Peran dekranasda bukan hanya melestarikan nilai budaya, tetapi juga membina, melatih, dan membuka akses pasar bagi perajin.

“Dekranasda harus dapat mengembangkan klaster klaster atau kelompok pengrajin yang fokus memproduksi satu produk yang dapat kita dorong untuk menjadi produk unggulan daerah,” jelas Ajat.

Ia melanjutkan, contohnya, seperti golok Kecamatan Jasinga, logam Kecamatan Citeureup, batik Kecamatan Kemang, rajut Kecamatan Cisarua, tas kulit Kecamatan Ciampea dan bambu Kecamatan Tenjolaya.

“Dengan begitu, kerajinan dari Kabupaten Bogor dapat berkembang, menjadi produk unggulan, bahkan mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” pungkas Sekda Ajat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya